*AL-HAJJ (2)*
*PEMAPARAN DALIL TENTANG PENCIPTAAN MANUSIA DAN TUMBUH-TUMBUHAN SERTA KEBENARAN TENTANG _BA'TS_*
*Surah al-Hajj Ayat 5-7*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ada tiga tujuan mendasar dari penurunan tema aqidah di dalam ayat-ayat Al-Qur'an. _Pertama,_ pengesaan Allah SWT, bahwa Dia memiliki sifat-sifat kesempurnaan dan kesucian dari setiap bentuk kekurangan. _Kedua,_ pembuktian tentang _ba'ts_ dan kehidupan akhirat berikut pahala dan hukumannya. _Ketiga,_ penegasan dan pengukuhan wahyu, kenabian dan risalah para nabi dengan mukjizat supernatural. Oleh karena itu, pemfokusan pada pokok tersebut diulang-ulang dalam Al-Qur'an. Ayat-ayat yang ada di sini ialah untuk memaparkan dalil tentang tujuan yang kedua tadi.
1. Allah SWT membuktikan adanya _ba'ts,_ hari Kiamat dan dihidupkannya kembali semua yang telah mati dengan bukti berupa menghidupkan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan setelah sebelumnya mati dan tiada. Sebab Zat Yang menciptakan asal-usul manusia dari tanah, kemudian dari sperma yang terbentuk dari makanan dan nutrisi yang tumbuh dari tanah, merawat sperma itu hingga akhirnya Dia membentuk dan menjadikannya makhluk dalam bentuk yang sebaik-baiknya, mengembalikannya ke kondisi lemah, tentu Dia juga Kuasa untuk mengulang lagi ciptaan-Nya, memperadakannya dan membentuknya lagi,
*AL-HAJJ (1)*
*PERINTAH BERTAKWA KEPADA ALLAH SWT*
*Al-Hajj Ayat 1-4*
*Sebab Turunnya Ayat*
*1. Ayat 1-2*
Diriwayatkan bahwa dua ayat ini turun pada malam hari pada kejadian Perang Bani Mushthalaq. Lalu Rasulullah saw. membacakan kedua ayat itu kepada orang-orang hingga tidak pernah ada orang-orang yang menangis luar biasa melebihi malam itu. Tidak ada satu orang pun kecuali ia menangis atau duduk dengan raut muka sedih dan termenung.
*2. Ayat 3*
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abu Malik terkait ayat *(وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ)* ia berkata, "Ayat ini turun berkenaan dengan diri an-Nadhr bin Harits."
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal berikut ini.
*SURAH AL HAJJ*
*SURAH AL HAJJ*
*MADANIYYAH, TUJUH PULUH DELAPAN AYAT*
*PENAMAAN SURAH*
Surah ini dinamai surah al-Hajj karena di dalamnya terdapat ayat yang memproklamasikan kewajiban ibadah haji bagi manusia melalui lisan Nabi Ibrahim a.s. sebagaimana yang direkam dalam ayat:
_"Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji."_ *(al-Hajj: 27)*
Seusai membangun Baitul Atiiq. Lalu Nabi Ibrahim a.s. pun berseru, hingga suara seruannya sampai ke seluruh penjuru bumi, didengar oleh sperma yang masih ada dalam sulbi dan janin yang ada dalam rahim. Lalu mereka semua menjawab seruan itu dengan berkata *(لَبَّيكَ اللَّهُمَّ لبَّيْكَ).*
*AL-ANBIYA' (22)*
*NABI ADALAH RAHMAT YANG DIHADIAHKAN*
*Surah al-Anbiyaa’ Ayat 107-112*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Penutupan surah al-Anbiyaa' dengan ayat-ayat tersebut mengandung sejumlah bukti yang jelas serta hujjah yang nyata tentang kebenaran yang terang benderang.
1. Sesungguhnya Rasulullah saw. yang merupakan penutup para nabi yang risalah beliau dijadikan oleh Allah SWT sebagai mahkota bagi seluruh risalah para nabi terdahulu adalah rahmat bagi seluruh umat manusia. Barangsiapa beriman kepada beliau dan membenarkan dakwah beliau, ia adalah orang yang berbahagia. Sedangkan, bagi orang yang tidak beriman kepada beliau, di dunia ia selamat dari berbagai bentuk adzab yang pernah ditimpakan kepada umat-umat terdahulu seperti ditenggelamkan ke dalam bumi, ditenggelamkan oleh lautan, dan adzab pembasmian, sedangkan di akhirat ia menjadi orang yang merugi dengan kerugian yang nyata.
Inspirasi Qur'ani
Halaman 77 dari 294