*AL-HAJJ (1)*
*PERINTAH BERTAKWA KEPADA ALLAH SWT*
*Al-Hajj Ayat 1-4*
*Sebab Turunnya Ayat*
*1. Ayat 1-2*
Diriwayatkan bahwa dua ayat ini turun pada malam hari pada kejadian Perang Bani Mushthalaq. Lalu Rasulullah saw. membacakan kedua ayat itu kepada orang-orang hingga tidak pernah ada orang-orang yang menangis luar biasa melebihi malam itu. Tidak ada satu orang pun kecuali ia menangis atau duduk dengan raut muka sedih dan termenung.
*2. Ayat 3*
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abu Malik terkait ayat *(وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ)* ia berkata, "Ayat ini turun berkenaan dengan diri an-Nadhr bin Harits."
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal berikut ini.
1. Keharusan untuk menghiasi diri dengan ketakwaan, yaitu konsisten pada perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan-Nya supaya bisa selamat dan terlindung dari kengerian-kengerian hari Kiamat yang sangat mencekam.
2. Sesungguhnya dampak dan efek hari Kiamat terhadap jiwa begitu luar biasa, sampai-sampai guncangannya membuat ibu yang lembut dan penuh kasih sayang lupa dengan bayi yang sedang disusuinya, membuat janin yang ada dalam kandungan mengalami keguguran, serta membuat manusia tampak seperti orang-orang yang sedang mabuk karena begitu dahsyatnya ketakutan itu. Padahal mereka sebenarnya bukanlah orang-orang yang sedang mabuk karena minuman keras.
3. Sesungguhnya orang yang menyekutukan Allah SWT adalah orang yang suka membantah secara batil tanpa memiliki dasar ilmu yang benar, tentang sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan Allah SWT, tentang kuasa-Nya untuk melakukan ba'ts dan menghidupkan kembali setelah mematikan. Dalam perbantahannya itu, ia hanya mengikuti setiap setan yang sangat membangkang. Barangsiapa yang mengikuti setan-setan, menjadikan mereka sebagai panutan, sesungguhnya setan-setan itu akan menjerumuskannya ke dalam kebingungan dan kesesatan di dalam neraka, serta membimbing dan menuntunnya menuju adzab Jahannam di akhirat.
Ini menunjukkan pengharaman perbantahan yang batil yang hanya berlandaskan pada kebodohan. Sekaligus menunjukkan ancaman dan hardikan dari Allah SWT atas sikap mengikuti jejak langkah setan.
Adapun perbantahan dengan benar yang berlandaskan atas ilmu pengetahuan dibolehkan dan tidak dilarang.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
