*AL-HAJJ (19)*
*BEBERAPA KEBATILAN ORANG-ORANG MUSYRIK DAN TANTANGAN KEPADA MEREKA UNTUK MENCIPTAXAN SEEKOR LALAT*
*Surah al-Hajj Ayat 71-76*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal seperti berikut:
1. Sesungguhnya para paganis penyembah berhala semisal kaum kafir Quraisy, mereka adalah orang-orang yang menyembah ilah-ilah selain Allah SWT tanpa memiliki landasan dalil naqli (literatur) maupun dalil 'aqli. Oleh karena itu, Allah SWT mengancam mereka dengan ayat *(وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ)*
2. Sesungguhnya telah mengakarnya kekufuran, pembangkangan, kesombongan dan keangkuhan dalam jiwa orang-orang kafir membuat mereka berada di puncak rasa marah, benci, dan geram ketika ada ayat-ayat Al-Qur'an dibacakan kepada mereka. Hampir-hampir mereka ingin langsung menyerang dan menyakiti orang yang membacakannya itu. Mereka ingin sekali menyakiti dengan tangan dan mulut mereka secara fisik dan nonfisik.
*AL-HAJJ (17)*
*DIANTARA TANDA-TANDA BUKTI KUASA ALLAH SWT*
*Surah al-Hajj Ayat 61-66*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Topik ayat-ayat di atas adalah pemaparan dalil dan tanda-tanda yang menjadi bukti petunjuk akan kesempurnaan kuasa Allah SWT dan kesempurnaan ilmu-Nya. Dalil dan bukti-bukti petunjuk itu adalah seperti berikut:
1. Di antara tanda dan bukti kuasa Allah SWT yang absolut dan total adalah Dia menciptakan malam dan siang serta melakukan kontrol dan pengaturan terhadapnya. Tentu Dia juga kuasa dan mengetahui segala yang berlangsung di dalamnya. Jika Allah SWT Mahakuasa lagi Maha Mengetahui, sudah pasti Dia kuasa untuk menolong dan memenangkan siapa yang dikehendaki-Nya. Allah SWT berbuat sesuai dengan hikmah dan kemaslahatan.
Dia Maha Mendengar segala ucapan lagi Maha Melihat segala perbuatan. Tiada sesuatu yang tersembunyi dari-Nya meski seukuran dzarrah sekali pun. Tidak pula langkah seekor semut melainkan Allah SWT mengetahuinya, mendengarnya, dan melihatnya.
*AL-HAJJ (16)*
*JANJI ALLAH SWT UNTUK MEMBERIKAN PERTOLONGAN, KEMENANGAN, DAN SURGA BAGI ORANG-ORANG MUHAJIRIN YANG BERPERANG DEMI MEMBELA DIRI*
*Surah al-Hajj Ayat 58-60*
*Sebab Turunnya Ayat*
Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Jarir meriwayatkan dari Muqatil bahwa ayat ini turun berkaitan dengan sebuah detasemen yang dikirim oleh Rasulullah saw. kemudian mereka bertemu dengan orang-orang musyrik pada dua malam dari bulan Muharam. Orang-orang musyrik itu pun saling berkata kepada sesama mereka, "Perangilah para sahabat Muhammad itu. Ini adalah kesempatan untuk memerangi mereka karena sekarang adalah bulan Haram, sementara mereka mengharamkan peperangan pada bulan Haram.” Lalu para sahabat pun mencoba menyadarkan dan menegaskan kepada orang-orang musyrik itu, bahwa mereka (para sahabat) sama sekali tidak memiliki niat dan keinginan untuk memerangi mereka karena kaum Mukminin tidak menghalalkan perang pada bulan Haram. Namun, orang-orang musyrik tetap tidak mengindahkan apa yang disampaikan oleh para sahabat tersebut. Mereka tetap memerangi, menzalimi, dan menyerang Rasulullah saw. dan para sahabat. Lalu kaum Muslimin pun terpaksa melawan mereka hingga akhirnya kaum Muslimin berhasil menang dan mengalahkan mereka. Lalu turunlah ayat ini.
*AL-HAJJ (15)*
*PENGUKUHAN WAHYU DAN PEMELIHARAANNYA DARI SETAN*
*(KISAH AL-GHARAANIIQ)*
*Surah al-Hajj Ayat 52-57*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah hal seperti berikut.
1. Ini adalah bentuk penghibur hati dari Allah SWT untuk Nabi Muhammad saw. setelah sebelumnya Allah SWT juga menghibur hati beliau dalam ayat *(وَإِنْ يُكَذِّبُونَ)*
Artinya, wahai Muhammad, janganlah kamu bersedih hati dan gundah gulana atas apa yang didengang-dengungkan orang-orang kafir melalui lisan setan karena apa yang menimpa kamu itu juga pernah dialami oleh para rasul dan nabi sebelummu.
Inspirasi Qur'ani
Halaman 73 dari 294