Surah al-Anbiyaa' Ayat 89-91

*AL-ANBIYA' (19)*
 
*KISAH NABI ZAKARIYA A.S., NABI YAHYA A.S., BESERTA KISAH MARYAM A.S.*

*Surah al-Anbiyaa' Ayat 89-91*

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Sesungguhnya di dalam kisah Zakariya a.s. dengan putranya, Yahya a.s., dan kisah Maryam dengan putranya, Isa a.s., terdapat ayat dan mukjizat luar biasa yang membuktikan kekuasaan Allah SWT yang absolut dan total meliputi segala sesuatu.

Adapun kisah Nabi Zakariya a.s., Allah SWT memuliakannya dan memberinya sebuah kehormatan dengan kelahiran seorang putra bernama Yahya a.s. setelah memanjatkan doa dan memohon dengan tulus dan sungguhsungguh, serta penuh etika dan kepasrahan kepada Allah SWT Hal itu terjadi ketika ia dan
istrinya berusia lanjut, ditambah istrinya juga mandul belum pernah melahirkan anak ketika masih muda.


Ayat yang dimaksudkan di sini adalah bahwa orang yang lanjut usia biasanya tidak bisa hamil lagi, dan perempuan yang mandul biasanya tidak bisa hamil dan memiliki anak. Kemudian Allah SWT menghilangkan
hal-hal yang menghalangi kehamilan serta memberikan kemampuan kepada Zakariya a.s. untuk menghamili dan membuahi.

Sebab dikabulkannya doa Nabi Zakariya a.s. karena ia sama seperti para nabi lainnya, yakni senantiasa bersegera menjalankan ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah SWT, berdoa baik di kala lapang maupun sempit, senang dan susah, dengan penuh pengharapan dan kecemasan kepada rahmat dan karunia Allah SWT, serta cemas dan takut kepada adzab dan hukuman-Nya. Sebab harapan dan kecemasan adalah dua hal yang
tidak terpisahkan. Adapun Maryam yang perawan dan suci adalah perempuan yang memelihara kehormatannya secara total dari yang halal apalagi yang haram, tanpa ada seorang laki-laki pun yang mendekatinya.

Kemudian terjadilah peniupan ruh ke dalam rahimnya dan dibentuklah Isa a.s. tanpa laki-laki melalui
perantara Jibril a.s. sang _ruhul qudus_.

Ayat *(فَنَفَخْنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلْنَـٰهَا)* maknanya Kami memerintahkan Malaikat Jibril a.s. untuk meniup pada gamis Maryam a.s.. Lalu dengan peniupan itu Kami bentuk al-Masih di dalam rahimnya. Tiupan itu sampai ke dalam tubuhnya dan ruh yang ditiupkan mengalir ke farjinya. Itu menjadi bukti dan keajaiban bagi makhluk tentang kenabian Isa a.s., sekaligus bukti berlakunya kuasa Kami terhadap apa yang Kami kehendaki.

Mukjizat yang dimiliki Maryam cukup banyak seperti yang sudah disinggung.

1. Munculnya kehamilan pada dirinya tanpa seorang laki-laki.
2. Bekal makanannya dibawakan oleh malaikat dari surga.
3. Hasan al-Bashri mengatakan bahwa Maryam tidak pernah menyusu sama sekali.
4. Ia juga pernah berbicara ketika masih bayi, seperti Nabi Isa a.s.

Adapun ayat-ayat tentang Nabi Isa a.s., penjelasannya sudah disebutkan di bagian terdahulu dalam surah Aali 'Imraan. Semua ayat-ayat tersebut adalah atas izin dan perintah Allah SWT Manusia sama sekali tiada memiliki kuasa apa pun di samping kuasa, pengaturan dan hikmah Allah SWT.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login