AL-ANFAAL (18)
AL-ANFAAL: 55-59
INTERAKSI DENGAN ORANG YANG MELANGGAR PERJANJIAN DAN ORANG YANG SUDAH TAMPAK DARINYA TANDA-TANDA UNTUK MELANGGAR
Sebab Turunnya Ayat (59)
*Abu asy-Syekh Ibnu Hayyan* meriwayatkan dari *Ibnu Syihab az-Zuhri*, ia mengatakan bahwa, "Jibril turun menemui Rasulullah saw.. Ia mengatakan bahwa, 'Engkau telah meletakkan senjata, namun engkau masih bisa mengejar mereka. Pergilah, karena Allah SWT telah mengizinkanmu untuk memerangi Bani Quraizhah.' Lalu Allah SWT menurunkan ayat tentang mereka (وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِن قَوْمٍ خِيَانَةًۭ فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۚ)
AL-ANFAAL (17)
AL-ANFAAL: 50-54
PENGHANCURAN ORANG-ORANG KAFIR DAN MUSYRIK KARENA PERBUATAN MEREKA YANG BURUK SEPERTI HALNYA PENGHANCURAN TERHADAP PENGIKUT FIR'AUN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Alangkah celakanya nasib orang-orang kafir. Meskipun mereka bergelimang kekayaan dan harta melimpah sedemikian rupa, pada akhirnya, mereka akan mendapat tempat kembali yang paling buruk. Jadi, kebahagiaan itu bukan dengan harta dan anak-anak seperti yang dibayangkan oleh orang-orang yang berpikiran dangkal. Kebahagiaan sebenarnya adalah dengan keimanan, hati yang tenang, dan memakmurkan dunia dengan amal saleh untuk akhirat. Alangkah celakanya orang-orang kafir itu di setiap tempat dan setiap masa. Andaikan saja mereka mau mengambil pelajaran dari kondisi orang-orang sebelum mereka yang telah dicatat sejarah. Orang-orang Musyrik begitu sering menyakiti Nabi saw. dan orang-orang beriman, memerangi mereka tanpa kenal lelah, dan menyita harta mereka di Mekah. Namun, apa hasilnya? Apakah mereka mendapatkan kebaikan dari semua itu atau malah keburukan dan kebinasaan? Mereka akhirnya terbunuh secara sangat mengenaskan di Badar. Mereka dipukul sejadi-jadinya sebelum nyawa mereka dicabut dengan sangat keras. Kalau kondisi mereka ketika disiksa oleh para malaikat diperlihatkan pada kita, tentu kita akan melihat sesuatu yang sangat mengerikan dan tak dapat digambarkan.
AL-ANFAAL (16)
AL-ANFAAL: 48-49
SETAN BERLEPAS DIRI DARI ORANG-ORANG KAFIR KETIKA KRISIS DALAM PERANG BADAR DAN KETIKA ORANG-ORANG MUNAFIK MENGHINA ORANG-ORANG BERIMAN
Sebab Turunnya Ayat (48)
Diriwayatkan bahwa setan menyamar saat itu dalam bentuk *Suraqah bin Malik bin Ju'syum*. Ia berasal dari suku Bani Bakar bin Kinanah. Kaum Quraisy sangat khawatir kalau-kalau Bani Bakar menyerang mereka dari arah belakang karena mereka pernah membunuh seorang laki-laki dari Bani Bakar. Allah SWT sudah menjelaskan apa yang dikatakan setan kepada mereka. Adh-Dhahhak mengatakan bahwa, "Iblis datang kepada mereka pada hari Badar dengan bendera dan pasukannya, la membisikkan ke dalam jiwa orang-orang kafir itu bahwa mereka tidak akan kalah karena mereka berperang membela agama nenek moyang mereka."
AL-ANFAAL (15)
AL-ANFAAL: 45-47
DZIKIR PADA ALLAH, BERTAHAN DI HADAPAN MUSUH, TAAT DAN TIDAK BERBANTAHAN
Sebab Turunnya Ayat (47)
(وَلَا تَكُونُوا۟ ) *Ibnu Jarir ath-Thabari* meriwayatkan dari *Muhammad bin Ka'ab al-Qurazhi,* ia mengatakan bahwa, "Ketika kaum Quraisy berangkat dari Mekah menuju Badar, keluar juga bersama mereka para biduanita dengan gendang musik mereka. Oleh karena itu, Allah SWT menurunkan ayat (وَلَا تَكُونُوا۟ ).
Dalam tafsirnya yang dicetak pada _haamisy_ (pinggir) kitab al-Khazin, *Imam al-Baghawi* mengatakan bahwa, "Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang Musyrik ketika mereka datang ke daerah Badar dengan segala keangkuhan dan kebanggaan mereka. *Rasulullah saw. saat itu berdoa.*
Halaman 86 dari 197