AT-TAUBAH (10)
SURAH AT-TAUBAH: 23-24
LOYAL KEPADA BAPAK-BAPAK DAN SAUDARA-SAUDARA YANG KAFIR SERTA KEUTAMAAN IMAN DAN JIHAD DARIPADA DELAPAN PERKARA
Sebab Turunnya Ayat
Dua ayat di atas turun mengenai orang yang tidak hijrah demi keluarga dan dagangannya.
*Al-Kalbi* berkata, "Ketika Rasulullah saw. diperintahkan untuk hijrah ke Madinah, seorang laki-laki mengatakan bahwa kepada ayah, saudara dan istrinya, kita telah diperintahkan untuk hijrah." Di antara mereka ada yang bergegas untuk itu dan membuatnya takjub. Di antara mereka ada yang istri, keluarga, dan anaknya bergantung kepadanya. Mereka berkata, "Kami memohon kepadamu demi Allah, agar tidak meninggalkan kami kepada selain sesuatu lalu kamu menyianyiakannya.” Hati orang itu tersentuh. Lalu dia duduk bersama mereka, tidak berhijrah. Jadi, turunlah ayat yang Allah mencela mereka (يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوٓا۟ ءَابَآءَكُمْ وَإِخْوَٰنَكُمْ أَوْلِيَآءَ إِنِ ٱسْتَحَبُّوا۟ ٱلْكُفْرَ عَلَى ٱلْإِيمَـٰنِ ۚ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّـٰلِمُونَ).
AT-TAUBAH (9)
SURAH AT-TAUBAH: 19-22
KEUTAMAAN BERIMAN KEPADA ALLAH DAN HARI AKHIR SERTA JIHAD FI SABILILLAH
Sebab Turunnya Ayat (19)
*Imam Muslim, Ibnu Hibban, Abu Dawud dari An-Nu’man bin Basyir,* dia mengatakan bahwa, "Aku ada di mimbar Rasulullah saw. di tengah sekelompok para sahabat beliau. Salah seorang dari mereka mengatakan bahwa, Aku tidak peduli untuk tidak berbuat suatu amal demi Allah setelah Islam, kecuali memberi minum orang yang berhaji, yang lain mengatakan bahwa. Memakmurkan Masjidil Haram, yang lain mengatakan bahwa. Jihad Fi sabilillah adalah lebih baik dari yang kalian katakan". Lalu Umar menghardik mereka dan mengatakan bahwa. Janganlah kalian mengeraskan suara di mimbar Rasulullah, hari itu adalah hari Jum'at. Ketika aku selesai shalat Jum'at, aku menghadap Rasulullah saw. meminta fatwa mengenai apa yang mereka perselisihkan. Kemudian, Allah menurunkan ayat 19.
AT-TAUBAH (8)
SURAH AT-TAUBAH: 17-18
MEMAKMURKAN MASJID
مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَن يَعْمُرُوا۟ مَسَـٰجِدَ ٱللَّهِ شَـٰهِدِينَ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِم بِٱلْكُفْرِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَـٰلُهُمْ وَفِى ٱلنَّارِ هُمْ خَـٰلِدُونَ ١٧
*Artinya:* _Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka._
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَـٰجِدَ ٱللَّهِ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا ٱللَّهَ ۖ فَعَسَىٰٓ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْتَدِينَ ١٨
*Artinya:* _Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk._
AT-TAUBAH (7)
SURAH AT-TAUBAH: 16
UJIAN ORANG-ORANG MUSLIM DAN MENJADIKAN TEMAN KEPERCAYAAN
أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تُتْرَكُوا۟ وَلَمَّا يَعْلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَـٰهَدُوا۟ مِنكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَا رَسُولِهِۦ وَلَا ٱلْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةًۭ ۚ وَٱللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ ١٦
*Artinya:* _“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”_
Halaman 82 dari 197