AT-TAUBAH (2)
SURAH AT-TAUBAH: 5
KEWAJIBAN MEMERANGI ORANG-ORANG MUSYRIKIN ARAB DIMANAPUN MEREKA BERADA
فَإِذَا ٱنسَلَخَ ٱلْأَشْهُرُ ٱلْحُرُمُ فَٱقْتُلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدتُّمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَٱحْصُرُوهُمْ وَٱقْعُدُوا۟ لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍۢ ۚ فَإِن تَابُوا۟ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ فَخَلُّوا۟ سَبِيلَهُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ ٥
Artinya: Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu1#, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertobat, dan mendirikan salat, dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.
AT-TAUBAH (1)
SURAH AT-TAUBAH: 1-4
PELANGGARAN ORANG-ORANG MUSYRIK TERHADAP JANJI MEREKA DAN PENGUMUMAN PERANG TERHADAP MEREKA SERTA BERLEPAS TANGAN (BARA'AH) DARI MEREKA
بَرَآءَةٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦٓ إِلَى ٱلَّذِينَ عَـٰهَدتُّم مِّنَ ٱلْمُشْرِكِينَ ١
*Artinya*: (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka).
فَسِيحُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍۢ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِى ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ مُخْزِى ٱلْكَـٰفِرِينَ ٢
Artinya : Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir1#.
AT-TAUBAH
SURAH AT-TAUBAH
MADANIYYAH, SERATUS DUA PULUH SEMBILAN AYAT
Surah ini adalah madaniyyah dengan jumlah ayat 129. Ia turun di saat Perang Tabuk pada tahun kesembilan Hijriah.
PENAMAAN SURAH
Zamakhsyari mengatakan, "Surah ini memiliki beberapa nama; Bara'ah, at-Taubah, al-Muqasyqisyah, al-Muba'tsirah, al-Musyarridah, al-Mukhziyah, al-Faadhihah, al-Mutsiirah, al-Haafirah, al-Munakkilah, al-Mudamdimah, dan surah adzab. Dinamakan dengan surah tobat karena di dalamnya dijelaskan tentang tobat atau pengampunan untuk orang-orang beriman. Dinamakan dengan al-Muqasyqisyah karena ia membersihkan seseorang dari kemunafikan. Dinamakan al-Muba'tsirah karena ia mengungkap rahasia-rahasia orang-orang munafik, menggali dan memunculkannya, mempermalukan mereka, menghinakan dan menghancurkan mereka." Surah ini dinamakan juga dengan al-Buhuts karena ia membahas atau mengkaji rahasia-rahasia orang-orang munafik.
AL-ANFAAL (23)
AL-ANFAAL: 72-75
GOLONGAN ORANG-ORANG BERIMAN DI MASA NABI SAW. SESUAI DENGAN KEIMANAN DAN HIJRAH
Sebab Turunya Ayat (73)
*Ibnu Jarir ath-Thabari dan Abu asy-Syekh ibnu Hayyan* meriwayatkan dari *Sudiyy* dari *Abu Malik*, ia mengatakan bahwa, "Ada seseorang yang bertanya, "Apakah kami akan mewariskan harta kami kepada kerabat kami yang masih Musyrik?" Dengan demikian, turunlah ayat (وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ ٍ ۚ).
*Sebab Turunnya Ayat (75)*
*Ibnu Jarir* meriwayatkan dari *Ibnu Zubair*, ia mengatakan bahwa, "Ada dua orang yang sedang duduk-duduk. Lalu yang satu mengatakan bahwa pada temannya, "Engkau akan mewarisi dariku dan aku juga akan mewarisi darimu." Oleh karena itu, turunlah ayat (وَأُو۟لُوا۟ ٱلْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍۢ فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ ۗ).
Halaman 84 dari 197