YUUNUS (35)
Surah Yuunus Ayat 94-97
PENEGASAN KEBENARAN AL-QUR’AN TENTANG FIRMAN, JANJI DAN ANCAMAN-NYA
فَإِن كُنتَ فِى شَكٍّۢ مِّمَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ فَسْـَٔلِ ٱلَّذِينَ يَقْرَءُونَ ٱلْكِتَـٰبَ مِن قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَآءَكَ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُمْتَرِينَ ٩٤
*Artinya*: _Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhan-mu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu._
وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٩٥
*Artinya*: _Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang merugi._
YUUNUS (34)
Surah Yuunus Ayat 90-93
BAGIAN KELIMA: DITENGGELAMKANNYA FIR’AUN DAN BALATENTARANYA DAN DISELAMATKANNYA BANI ISRAIL
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini mengandung beberapa hukum berikut ini.
1. Terkadang Allah SWT menolong orang-orang lemah dan tertindas atas orang-orang yang bersikap keras dan kasar, sebagaimana Allah SWT telah menolong Musa dan saudaranya Harun karena kelemahan keduanya atas Fir'aun yang zalim dan bala tentaranya yang bersikap kasar, dimana negara mereka saat itu merupakan negara super power di zamannya.
2. Iman keputusasaan tidak berguna karena dia terjadi pada waktu terpaksa dan tidak ada lagi unsur pilihan serta telah habisnya waktu taklif, maka Allah SWT tidak menerima pernyataan keimanan Fir'aun ketika dia akan tenggelam dengan tiga arti yang saling menguatkan satu sama lainnya.
YUUNUS (33)
Surah Yuunus Ayat 88-89
BAGIAN KEEMPAT: SUMPAH SERAPAH MUSA A.S. BAGI FIR’AUN DAN PARA PEMUKA KAUMNYA
وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَآ إِنَّكَ ءَاتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُۥ زِينَةًۭ وَأَمْوَٰلًۭا فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا۟ عَن سَبِيلِكَ ۖ رَبَّنَا ٱطْمِسْ عَلَىٰٓ أَمْوَٰلِهِمْ وَٱشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا۟ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ ٨٨
*Artinya*: _Musa berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Firʻawn dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia, ya Tuhan Kami, akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih"._
قَالَ قَدْ أُجِيبَت دَّعْوَتُكُمَا فَٱسْتَقِيمَا وَلَا تَتَّبِعَآنِّ سَبِيلَ ٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ٨٩
*Artinya*: _AlIah berfirman, "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui"._
YUUNUS (32)
Surah Yuunus Ayat 83-87
BAGIAN KETIGA: BERIMANNYA SEKELOMPOK BANI ISRAIL KEPADA DAKWAH MUSA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini menunjukkan hal-hal berikut:
Walaupun adanya mukjizat yang sangat luar biasa dari Musa dan kemenangannya atas para penyihir dimana tongkatnya dapat memakan semua apa yang telah didatangkan oleh para penyihir berupa alat-alat sihir mereka, tidak banyak yang beriman dari kaumnya itu kecuali sekelompok kecil dari anak-anak bani Israil, dan sesungguhnya setelah perjalanan waktu yang panjang orang-orang yang tua itu mati dan yang tersisa adalah anakanak muda itu, merekalah yang beriman. Ada yang mengatakan bahwak kelompok kecil itu dari kaum Fir’aun, di antara mereka adalah yang beriman dari keluarga Fir'aun, dan penjaga gudang Fir'aun dan istrinya, dan perempuan penyisir rambut anak Fir'aun dan istri penjaga gudangnya.
Halaman 63 dari 197