YUUNUS (19)
Surah Yuunus Ayat 40-44
TERPECAHNYA ORANG-ORANG MUSYRIK MENJADI DUA GOLONGAN DALAM HAL KEIMANAN MEREKA KEPADA AL-QUR'AN DAN NABI SAW.
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
1. Semua orang kafir dan diantara mereka adalah penduduk Mekah pada zaman dahulu: dari antara mereka ada yang beriman kepada Al-Qur'an secara batin, akan tetapi mereka sengaja menampakkan pendustaan mereka dan dari mereka ada yang memang benar-benar tidak beriman. Dan dari antara ada yang beriman di kemudian hari yaitu dengan bertobat dari kekafiran kemudian beriman, dan dari mereka pun ada tetap menolak dan terus dalam kekafiran, sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui semua mereka.
YUUNUS (18)
Surah Yuunus Ayat 37-39
AL-QUR’AN ADALAH KALAMULLAH YANG MENANDINGI BANGSA ARAB
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini merupakan dalil tak terbantah bahwa Al-Qur'an adalah kalam Allah SWT dan wahyu-Nya kepada Muhammad saw. dan bukan sesuatu mengada-ada dari Muhammad saw. dengan dalil yang Allah SWT sifatkan dengan lima sifat yang disebutkan pada ayat-ayat tadi dan telah dijelaskan dalam tafsir terdahulu.
Dengan dalil menantang orang-orang Arab untuk mendatangkan semisal satu surah Al-Qur'an di mana hal itu karena dalam klaim mereka, Al-Qur’an adalah kalam Muhammad saw. di mana dia adalah seorang manusia juga sama seperti mereka, sementara mereka adalah bangsa Arab yang fasih dan ahli _balaghah_ sama seperti Muhammad saw..
YUUNUS (17)
Surah Yuunus: 34-36
PENETAPAN ADANYA HARI KEBANGKITAN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Kandungan ayat-ayat ini adalah untuk menetapkan adanya kebangkitan, mencakup dua pencelaan bagi orang-orang musyrik dan sebuah ancaman.
Adapun pencelaan pertama adalah mereka dengan penyembahan mereka kepada sekutusekutu yang tidak mampu untuk menciptakan baik pada permulaan atau dalam pengulangan penciptaan, bagaimana ibadah itu bisa benar? Dan bagaimana kalian wahai orang-orang musyrik berpaling dari yang hak dan benar kepada yang batil?
Sebagaimana bahwa Allah SWT adalah Yang Mahakuasa dalam penciptaan, maka Allah pun telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, menciptakan manusia dari tanah, kemudian dari air mani, kemudian dari segumpal darah dan Dia Mahakuasa untuk mengulangi menghidupkannya kembali. Dari itu wajib untuk beriman kepada kebangkitan dengan keimanan yang bersih dari segala bentuk keraguan atau kesangsian.
YUUNUS (16)
Surah Yuunus: 31-33
PENETAPAN TAUHID _ULUHIYYAH_ MELALUI TAUHID _RUBUBIYAH_ BAGI ORANG-ORANG MUSYRIK
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ini adalah sebuah dialog rasional dan _confidently_ bersama orang-orang musyrik bahwa mereka ketika ditanya tentang yang memberi mereka rezeki, yang menciptakan, yang menghidupkan, yang mematikan, yang mengatur alam ini, tak ada jawaban bagi mereka kecuali mengakui bahwa Dia-lah Allah SWT Tuhan semesta alam ini.
Pengakuan ini disampaikan secara terus terang oleh mereka akan tauhid _rububiyah_, namun kenapa mereka tidak mengakui tauhid _uluhiyah_, melainkan mereka menyekutukan penyembahan mereka kepada Allah dengan tuhan selain Dia?! Padahal logika menuntut kesamaan antara dua hal yaitu pengakuan tauhid _rububiyah_ dan _uluhiyah_, makanya ayat ini merupakan dalil atas penetapan dua tauhid tersebut.
Halaman 67 dari 197