AL-BAQARAH (9)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 35 - 39]
ADAM DAN HAWA TINGGAL DI SURGA DAN SIKAP SETAN TERHADAP MEREKA
Surah al-Baqarah Ayat 35 - 39 (Bagian 2)
Keempat : Tentang kedurhakaan Adam kemudian tobatnya. Jumhur fuqaha dari mazhab Maliki, Hanafi, dan Syafi'i berpendapat bahwa para nabi maksum dari dosa-dosa kecil maupun dosa-dosa besar, sebab kita diperintahkan-secara mutlak, tanpa dibatasi dengan syarat/kondisi tertentu-untuk mengikuti mereka dalam perbuatan dan tindak-tanduk mereka. Kalau kita asumsikan bahwa mereka bisa saja melakukan dosa-dosa kecil, tentu tak mungkin mengikuti/meniru mereka.!?
AL-BAQARAH (8)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 35 - 39]
ADAM DAN HAWA TINGGAL DI SURGA DAN SIKAP SETAN TERHADAP MEREKA
Surah al-Baqarah Ayat 35 - 39 (Bagian 1)
Ayat-ayat ini memunculkan beberapa masalah sebagai berikut.
Pertama : Tentang istri Adam yang disebutkan dalam firman-Nya: “Diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini”. Para ahli tafsir membahas cara penciptaan Hawa. Kata mereka: "Ia diciptakan dari tulang rusuk Adam.” Ini didasarkan atas lahiriah firman Allah,
"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya.” (an-Nisaa': 1)
AL-BAQARAH (7)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 34]
TUHAN MEMULIAKAN ADAM DENGAN MEMERINTAHKAN PARA MALAIKAT BERSUJUD KEPADANYA
Surah al-Baqarah Ayat 34
Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah ini adalah bahwa Adam dan keturunannya tidak pantas mendurhakai perintah-perintah Allah. Semestinya mereka menyembah-Nya semata, tanpa berlambat-lambat dan melalaikan, karena Allah SWT telah memuliakan anak Adam dalam firman-Nya "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam" (al-Israa': 70), menjadikan Adam sebagai khalifah di muka bumi, dan mengajarinya hal-hal yang sebelumnya tidak ia ketahui: "Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya;” (al-Baqarah: 31). Ath-Thabari menulis: Dengan menuturkan kisah Iblis, Allah Ta'ala bermaksud mencela anak cucu Adam yang bersikap serupa dengannya, yaitu orang-orang Yahudi yang ingkar kepada Nabi Muhammad saw. padahal mereka mengetahui kenabiannya dan mereka pun sejak dahulu kala telah mendapat banyak karunia Allah."
AL-BAQARAH (6)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 30 - 33]
MANUSIA DIJADIKAN SEBAGAI KHALIFAH DI MUKA BUMI DAN DIAJARI BANYAK BAHASA
Surah al-Baqarah Ayat 30-33
Pertama : Ayat-ayat ini menunjukkan pemuliaan manusia yang dijadikan Allah sebagai khalifah di bumi ini dalam menjalankan perintah-perintah-Nya di antara sesama umat manusia. Ini dikuatkan dengan firman-Nya :
"Hai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi.” (Shaad: 26)
Halaman 193 dari 197