AL-AN'AAM (22)
AL-AN'AAM: 68-70
BERPALING DARI MAJELIS-MAJELIS YANG MENCEMOOH AL-QUR’AN DAN ADZAB MEREKA
SEBAB TURUNNYA AYAT
*1. Ayat 68:*
*Ath-Thabari* meriwayatkan dalam ayat (وَإِذَا رَأَيْتَ ٱلَّذِينَ يَخُوضُونَ) dari as-Siddi mengatakan bahwa setiap kali orang-orang musyrik duduk bersama orang-orang Muslim, mereka membicarakan keburukan Nabi saw. dan Al-Qur’an, bahkan mereka mencaci dan menghinanya. Lalu, Allah SWT memerintahkan kaum Muslimin untuk tidak duduk bersama orang-orang musyrik sampai mereka membicarakan hal yang lainnya. Keterangan di atas diriwayatkan pula oleh *Said bin Jubair, Ibnu Juraij, Qatadah, dan Muqatal.*
AL-AN'AAM (21)
AL-AN'AAM: 65-67
KUASA ALLAH DALAM MENGADZAB ORANG YANG MAKSIAT
SEBAB TURUNNYA AYAT
*Ibnu Abi Hatim* meriwayatkan hadits dari *Zaid bin Aslam* ia berkata, "Pada saat turun (قُلْ هُوَ ٱلْقَادِرُ عَلَىٰٓ أَن يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًۭا ). *Rasulullah saw. bersabda:*
لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ
_“Sepeninggalku janganlah kalian kembali menjadi seperti orang-orang kafir yang saling menyerang diantara kalian dengan menghunus pedang.”_
Lalu, para sahabat berkata, ‘Kami bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan bahwa anda adalah Rasulullah.' Lalu sebagian yang lain berkata, 'Hal ini tak akan pernah terjadi karena kita adalah orang Muslim.’ Kemudian turunlah ayat 65 sampai 67 surah al-An'aam.
AL-AN'AAM (20)
AL-AN'AAM: 63-64
KEKUASAAN ILAHI MENYELAMATKAN DARI KEZALIMAN
قُلْ مَن يُنَجِّيكُم مِّن ظُلُمَـٰتِ ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ تَدْعُونَهُۥ تَضَرُّعًۭا وَخُفْيَةًۭ لَّئِنْ أَنجَىٰنَا مِنْ هَـٰذِهِۦ لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلشَّـٰكِرِينَ ٦٣
*Artinya:* _"Katakanlah (Muhammad), 'Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?' (Dengan mengatakan), 'Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur._
قُلِ ٱللَّهُ يُنَجِّيكُم مِّنْهَا وَمِن كُلِّ كَرْبٍۢ ثُمَّ أَنتُمْ تُشْرِكُونَ ٦٤
*Artinya:* _Katakanlah (Muhammad), 'Allah yang menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, namun kemudian kamu (kembali) mempersekutukan-Nya”_
AL-AN'AAM (19)
AL-AN'AAM: 59-62
KESEMPURNAAN ILMU ALLAH SWT DAN KEKUASAAN-NYA TERHADAP HAMBA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini menunjukkan beberapa hal berikut:
1. Allah SWT mengetahui alam gaib dan alam yang zahir, baik secara global maupun parsial. Secara khusus. Dia mengetahui lima hal yang tidak diketahui oleh lainnya, yaitu mengetahui hari Kiamat, mengetahui waktu dan intensitas turunnya hujan, mengetahui apa yang terjadi dalam rahim dengan segala sifat-sifat dan karakteristik tertentu, mengetahui masa depan, dan mengetahui ajal manusia.
Ilmu Allah SWT meliputi segala yang bergerak dan yang diam, benda mati, hewan, tumbuhan, rahasia manusia, lintasan pikiran, dan bisikan hati.
Halaman 114 dari 197