AL-A'RAAF (51)
AL-A'RAAF: 163-166
AKAL LICIK YAHUDI UNTUK MENANGKAP IKAN PADA HARI SABTU DAN SIKSAAN BAGI PARA PENENTANG
Peristiwa Hari Sabtu bagi Kaum Yahudi
Dikisahkan bahwa kaum Yahudi sebenarnya diperintahkan (untuk khusus beribadah) pada hari Jum’at, namun mereka meninggalkan hari itu dan lebih memilih hari Sabtu. Akhirnya, mereka diuji dengan hari Sabtu. Ujian tersebut berupa larangan untuk menangkap ikan dan diperintahkan untuk mengagungkan pada hari tersebut. Ternyata ikan-ikan banyak bermunculan di hari Sabtu. Ikan-ikan tersebut tampak bersih-bersih dan gemuk-gemuk seperti ikan yang sedang hamil. Permukaan air sampai tidak kelihatan karena banyaknya ikan yang mengapung.
AL-A'RAAF (50)
AL-A'RAAF: 161-162
PERINTAH KEPADA BANI ISRAIL UNTUK MENETAP DI BAITUL MAQDIS
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa atau kejadian ini sangat jelas. Allah SWT menyiksa manusia atas dosa-dosa mereka di dunia ini sebelum siksaan di akhirat nanti. Seharusnya mereka menjauhkan diri dari kezaliman dan kefasiqan karena Allah SWT menyiksa Bani Israil disebabkan oleh kezaliman dan kefasiqan mereka sendiri, meskipun mereka memiliki beberapa kelebihan seperti banyaknya para Nabi dari kalangan mereka. Mereka diutamakan di atas sekalian alam (artinya alam di masa mereka hidup), dan sebagainya.===
AL-A'RAAF (49)
AL-A'RAAF: 159-160
SEBAGIAN KAUM MUSA MENGIKUTI YANG HAQ DAN TENTANG NIKMAT ALLAH KEPADA BANI ISRAIL DI PADANG PASIR TIH
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat yang pertama (وَمِن قَوْمِ مُوسَىٰٓ) Menunjukkan bahwa Islam tidak mengenal fanatisme dan Allah mengajarkan kepada kita cara dalam menilai manusia dan segala sesuatu dengan cara yang benar dan adil. Inilah penilaian yang objektif dan murni dan penilaian inilah yang akan kekal dan abadi. Ayat tersebut merupakan pengakuan dan persaksian yang agung dari Allah terhadap sekelompok kaum Bani Israil bahwa mereka berkomitmen pada kebenaran dan keadilan, baik terhadap diri mereka maupun terhadap orang lain. Mereka beriman kepada Nabi Musa dan nabi-nabi setelahnya. Mereka menghukum di antara manusia dengan adil dan menyeru mereka kepada jalan yang benar dengan cara yang bijak.
AL-A'RAAF (48)
AL-A'RAAF: 158
UNIVERSALITAS RISALAH ISLAM
قُلْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنِّى رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ فَـَٔامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِ ٱلنَّبِىِّ ٱلْأُمِّىِّ ٱلَّذِى يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَكَلِمَـٰتِهِۦ وَٱتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ ١٥٨
*Artinya:* _Katakanlah, "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-Nya, nabi yang umi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk"._
Halaman 94 dari 197