SURAH AL-A'RAAF: 152-153

AL-A'RAAF (44)

AL-A'RAAF: 152-153

BALASAN ORANG-ORANG YANG ZALIM KETIKA MEMBUAT PATUNG ANAK SAPI DAN DITERIMANYA TOBAT MEREKA

*Artinya:* _Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah tobat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang._

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Dua ayat di atas mengandung dua prinsip penting. Adil dalam menghukum dan menyayangi para pelaku maksiat yang bertobat.

_Prinsip pertama_, yaitu keadilan hukum, inilah yang menjadi fondasi dasar syari'at Allah SWT. Siapa yang mempersekutukan Allah dengan yang lain, seperti yang dilakukan oleh Bani Israil, ketika Musa tidak ada, ia zalim terhadap dirinya sendiri dan berhak mendapat kemurkaan Allah dan kehinaan di dunia.

Siapa yang mengada-adakan sesuatu yang tidak ada dalam agama Allah, ia adalah seorang pemalsu agama yang akan mendapatkan balasan sama seperti balasan orang-orang yang zalim dan kafir, berdasarkan firman Allah (وَكَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُفْتَرِينَ). Mereka adalah para ahli bid'ah. *Imam Malik* berkata, "Tak seorang pun ahli bid’ah melainkan engkau akan melihat kehinaan di atas kepalanya."

Hal ini berlaku untuk seluruh manusia, baik itu dulu, sekarang, maupun yang akan datang. Ini mencakup perbuatan Bani Israil di masa Nabi Musa a.s., mencakup juga setiap orang yang menyukai perbuatan mereka seperti kaum Yahudi di masa Nabi saw., dan di setiap masa sepanjang sejarah.

Adapun prinsip kedua yaitu prinsip kasih sayang terhadap pelaku maksiat yang bertobat. Ini adalah karunia yang sangat agung dari Allah terhadap umat Islam dan seluruh umat secara umum. Dalam ayat di atas, terdapat informasi yang pasti, keputusan yang tegas, dan hukum yang akan selalu berlaku bahwa Allah SWT, yaitu menerima tobat orang yang bertobat, baik itu berupa syirik maupun maksiat lainnya. Firman Allah (وَٱلَّذِينَ عَمِلُوا۟ ٱلسَّيِّـَٔاتِ), hal ini mencakup dosa kafir dan dosa-dosa lainnya. Kasih sayang Allah lebih dahulu daripada kemarahan-Nya, rahmat-Nya Maha Luas, dan meliputi segala sesuatu. Dengan demikian, siapa saja yang beriman kepada Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, Muhammad sebagai Nabinya, Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya, bertobat dari kekafiran, dan kemaksiatan serta beramal saleh, sesungguhnya Allah Maha Mengampuni dan Maha Mengasihi.====

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login