HUD (19)
Surah Huud Ayat 96-99
KISAH MUSA BERSAMA FIR’AUN DAN PEMIMPIN KAUMNYA
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَـٰتِنَا وَسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍ ٩٦
*Artinya*: _Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mukjizat yang nyata,_
إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِي۟هِۦ فَٱتَّبَعُوٓا۟ أَمْرَ فِرْعَوْنَ ۖ وَمَآ أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشِيدٍۢ ٩٧
*Artinya*: _kepada Firʻaun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikut perintah Firʻaun , padahal perintah Firʻaun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar._
HUD (18)
Surah Huud Ayat 84-95
KISAH SYU’AIB
TAFSIR DAN PENJELASAN
Kami telah mengutus kepada penduduk Madyan saudara mereka dalam kabilah Syu'aib dari keturunan paling terhormat. Dia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah Yang Esa tidak ada sekutu bagi-Nya." Ini adalah perintah kepada tauhid yang merupakan asal keimanan, kemudian dia melarang mereka untuk tidak berlaku curang dalam takaran dan timbangan, dia berkata dalam firman Allah SWT (وَلَا تَنقُصُوا۟ ٱلْمِكْيَالَ وَٱلْمِيزَانَ ۚ) maksudnya adalah janganlah kalian mengurangi hak-hak orang dalam takaran dan timbangan, seperti firman Allah SWT,
HUD (17)
Surah Huud Ayat 77 - 83
KISAH LUTH BERSAMA KAUMNYA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Kisah Luth bersama kaumnya menunjukkan hal-hal berikut:
1. Sesungguhnya orang yang beriman cemburu kepada _hurumaat_ Allah dan selalu mendahulu terjadinya bencana dengan mempersiapkan diri sebelum turunnya, maka Luth merasa resah dan susah dengan kedatangan utusan malaikat itu (yaitu malaikat adzab yang telah menyampaikan berita gembira sebelumnya kepada Ibrahim tentang kelahiran anak). Dia pun merasa sempit dadanya dengan kedatangan mereka dan merasa tidak senang seraya berkata, "Ini adalah hari yang amat sulit."
HUD (16)
Surah Huud Ayat 69 - 76
KISAH IBRAHIM DAN KABAR GEMBIRA DENGAN LAHIRNYA ISHAQ DAN YA'QUB
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Kisah ini menunjukkan hal-hal berikut ini.
l. Antara malaikat dan para nabi saling memberikan salam, dimana malaikat memberikan salam kepada Ibrahim dengan ucapan mereka _"Salaaman",_ seperti yang kamu katakan mereka mengucapkan sesuatu yang baik maka Ibrahim membalasnya dengan penghormatan yang lebih baik, seraya dia berkata, _" Salamun'alaikum."_
2. Ayat ini menunjukkan bahwa adab menerima tamu adalah menyegerakan penyuguhan makanan untuk tamu, yaitu dengan menyuguhkan langsung apa yang ada dan mudah disaji, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan menyuguhkan yang lainnya jika dia punya tanpa mencari-cari yang tidak ada dan tidak mampu bahkan memberatkannya.
Halaman 57 dari 197