AL-A'RAAF (15)
AL-A'RAAF: 42-43
BALASAN ORANG-ORANG MUKMIN YANG BERTAKWA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Dua ayat tersebut menunjukkan hal-hal berikut ini.
1. Orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh adalah para pemilik surga dan mereka kekal di dalamnya.
2. Pembebanan adalah sesuai batas kemampuan dan keleluasaan, baik itu pembebanan syara’, seperti ibadah dan kefardhuan-kefardhuan, maupun pembebanan materiil seperti nafkah istri.
3. Di antara nikmat Allah SWT kepada penghuni surga adalah dilepaskannya dendam di hati yang dulu pernah ada di dunia.
AL-A'RAAF (14)
AL-A'RAAF: 40-41
BALASAN ORANG-ORANG KAFIR
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Dua ayat tersebut menunjukkan hal-hal sebagai berikut.
1. Amal perbuatan orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah dan sombong terhadapnya tidak diterima. Oleh sebab itu, pintu-pintu langit tidak dibukakan untuk amal perbuatan mereka ataupun nyawa mereka.
2. Surga ada di langit. Ini karena makna firman Allah tersebut adalah tidak diizinkan untuk mereka naik ke langit dan tidak diketuk untuk mereka masuk pintu surga.
3. Orang-orang kafir mustahil masuk surga. Mereka tidak akan memasukinya sama sekali. Mereka selamanya diharamkan bagaimana pun keadaannya.
AL-A'RAAF (13)
AL-A'RAAF: 37-39
AKIBAT DARI DUSTA DAN PEMANDANGAN MASUKNYA ORANG-ORANG KAFIR KE DALAM NEGARA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Kezaliman mana yang lebih buruk daripada pengada-adaan kedustaan terhadap Allah dengan menghalalkan dan mengharamkan tanpa hukum Allah, mendustakan ayat-ayat Allah, baik ucapan, penghinaan, maupun kesombongan, untuk mengikutinya? Meskipun demikian, orang-orang yang mendustakan itu memperoleh rezeki, umur, dan amal perbuatan yang telah ditentukan untuk mereka juga kebaikan dan kejelekan yang dijanjikan kepada mereka.
AL-A'RAAF (12)
AL-A'RAAF: 35-36
APA YANG DIFIRMANKAN KEPADA SETIAP UMAT MELALUI LISAN RASUL DAN PERINGATAN KEPADA ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN AYAT-AYAT ALLAH
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Manusia, setelah datangnya dakwah rasul, terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok orang-orang Mukmin yang taat dan membenarkan dakwah Rasul. Kelompok orang-orang yang ingkar, membangkang dan mendustakan dakwah Rasul. Kelompok pertama disambut dan bahagia dengan balasan bagus yang diterima pada hari Kiamat. Firman Allah SWT (فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ) menunjukkan bahwa orang-orang Mukmin pada hari Kiamat tidak khawatir dan tidak bersedih hati. Mereka tidak tertimpa ketakutan dan kengerian dari kegentingan-kegentingan hari Kiamat. Mereka aman dan tenang.
Halaman 103 dari 197