IBRAAHIIM (11)
BUKTI PETUNJUK ADANYA HARI KIAMAT DAN GAMBARANNYA, ATAU PENUNDAAN ADZAB HARI KIAMAT, KEADAAN ORANG-ORANG YANG DIADZAB SERTA BERGANTINYA LANGIT DAN BUMI
Surah Ibraahiim Ayat 42-52
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal sebagai berikut.
1. Adanya hari Kiamat merupakan suatu yang pasti dan tak terbantahkan. Adapun penangguhan adzab yang keras hingga hari Kiamat tiba, itu adalah karena suatu hikmah _Ilahiyyah_ yang manfaatnya kembali kepada kemaslahatan hamba-hamba. Dengan demikian hukuman mereka tidak disegerakan dan membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada mereka untuk memperbaiki keadaan mereka. Penangguhan adzab sama sekali bukan berarti bentuk persetujuan atas perbuatan-perbuatan mereka. Tetapi, memang sudah menjadi _sunnatullah_ atau ketetapan baku Allah SWT untuk memberikan penangguhan kepada para pelaku maksiat beberapa waktu. Di sini terkandung sebuah semangat yang menghibur hati Rasulullah saw. atas apa yang mengganggu hati dan pikiran beliau berupa sikap orang-orang musyrik yang berpaling dari keimanan kepada dakwah beliau. Maimun bin Mahran menuturkan, ini adalah ancaman bagi orang-orang yang berbuat zalim dan sekaligus penghibur bagi orang yang dizalimi.
IBRAAHIIM (10)
DOA-DOA NABI IBRAHIM A.S.
Surah Ibraahiim Ayat 35-41
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah hal sebagai berikut.
1. Mengajari kita untuk memohon nikmat keamanan kepada Allah SWT. Diawalinya doa Nabi Ibrahim dengan permohonan nikmat aman menunjukkan bentuk nikmat dan kebaikan yang paling agung, bahwa tidak ada satu pun dari kemaslahatan-kemaslahatan agama dan dunia yang bisa terwujud melainkan harus dengan terpenuhinya syarat aman.
2. Pensyari’atan berdoa untuk diri sendiri, keturunan, dan negeri tempat tinggal. Bahkan, seyogyanya setiap orang yang berdoa hendaknya berdoa untuk diri sendiri, kedua orang tua dan keturunan.
IBRAAHIIM (9)
BUKTI-BUKTI PETUNJUK ATAS WUJUD ALLAH SWT DAN TAUHID YANG TERDAPAT DI ALAM SEMESTA DAN DIRI MANUSIA
Surah Ibraahiim Ayat 32-34
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menerangkan kepada kita hal-hal sebagai berikut.
1. Allah SWT benar-benar telah membeberkan banyak sekali bukti petunjuk tentang wujud-Nya, kuasa-Nya, ilmu-Nya, dan keesaan-Nya. Di antaranya sepuluh bukti petunjuk yang disebutkan dalam ayat di atas, mulai dari penciptaan langit dan bumi, penurunan hujan dari awan mendung dan seterusnya.
IBRAAHIIM (8)
SIKAP KUFUR NIKMAT DAN MENGADA-ADAKAN TANDINGAN-TANDINGAN BAGI ALLAH SWT, ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR DENGAN BERSENANG-SENANG DENGAN KESENANGAN DUNIA, SERTA PERINTAH KEPADA ORANG-ORANG MUKMIN UNTUK MENEGAKKAN SHALAT DAN BERINFAK
Surah Ibraahiim Ayat 28-31
Sebab Turunnya Ayat 28
*Ibnu Abbas* mengatakan, yang dimaksud dengan kalimat *(۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُوا۟ )* adalah kaum kafir Mekah. *Al-Hakim, Ibnu Jarir, Thabrani* dan yang lainnya meriwayatkan dari *Umar bin Khathab* dan *Ali bin Abi Thalib*, mereka berdua berkata tentang orang-orang yang menukar nikmat Allah SWT, “Mereka adalah dua kaum yang paling bejat dari bangsa Quraisy, yaitu _Bani al-Mughirah_ dan _Bani Umayyah_. Adapun _Bani al-Mughirah_, Allah SWT telah membasmi mereka pada Perang Badar. Sedangkan _Bani Umayyah_, mereka diberi penangguhan untuk bersenang-senang sampai beberapa waktu."
Halaman 41 dari 197