Surah Ibraahiim Ayat 28-31

IBRAAHIIM (8)

SIKAP KUFUR NIKMAT DAN MENGADA-ADAKAN TANDINGAN-TANDINGAN BAGI ALLAH SWT, ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR DENGAN BERSENANG-SENANG DENGAN KESENANGAN DUNIA, SERTA PERINTAH KEPADA ORANG-ORANG MUKMIN UNTUK MENEGAKKAN SHALAT DAN BERINFAK

Surah Ibraahiim Ayat 28-31

Sebab Turunnya Ayat 28

*Ibnu Abbas* mengatakan, yang dimaksud dengan kalimat *(۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُوا۟ )* adalah kaum kafir Mekah. *Al-Hakim, Ibnu Jarir, Thabrani* dan yang lainnya meriwayatkan dari *Umar bin Khathab* dan *Ali bin Abi Thalib*, mereka berdua berkata tentang orang-orang yang menukar nikmat Allah SWT, “Mereka adalah dua kaum yang paling bejat dari bangsa Quraisy, yaitu _Bani al-Mughirah_ dan _Bani Umayyah_. Adapun _Bani al-Mughirah_, Allah SWT telah membasmi mereka pada Perang Badar. Sedangkan _Bani Umayyah_, mereka diberi penangguhan untuk bersenang-senang sampai beberapa waktu."

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Dari ayat di atas bisa dipahami tentang perbedaan antara golongan kafir dan golongan Mukmin. Adapun orang-orang kafir, mereka berhak masuk ke jurang kebinasaan, yaitu neraka Jahannam karena tiga sebab. _Pertama_, mereka menukar syukur kepada nikmat Allah SWT dengan kufur dan ingkar, alih-alih mensyukuri nikmat-Nya kepada mereka, tetapi justru mereka bersikap kufur dan ingkar. _Kedua_, memperadakan sekutu-sekutu, yaitu berhala-berhala yang mereka sembah dan puja-puja. _Ketiga_, mereka menyesatkan orang lain dari agama Allah SWT yang lurus, maksudnya, akibat yang mereka munculkan adalah berujung pada penyesatan dan kesesatan, sedang tempat kembali dan tempat menetap mereka adalah adzab Jahannam.

Adapun orang-orang Mukmin, bagi mereka ada surga, karena mereka menegakkan shalat fardhu lima waktu, berinfak di jalan Allah SWT dengan menunaikan zakat wajib secara terang-terangan, dan berderma dengan sedekah-sedekah sunnah secara sembunyisembunyi, sebagaimana *firman Allah SWT*,

_"Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan"_ *(al-Baqarah: 271)*

Ayat di atas menunjukkan bahwa pada hari Kiamat tidak berguna tebusan dan persahabatan, bahwa ketaatan yang bersifat dasar dan prinsip ada tiga, yaitu beriman kepada Allah SWT, mendedikasikan diri untuk mengabdi kepada-Nya dalam shalat, membelanjakan harta di jalan ketaatan kepada-Nya. Itu supaya seseorang mendapatkan pahalanya pada hari saat tidak ada lagi tebusan dan tidak pula persahabatan, kecuali persahabatan yang diikat dengan semangat _'ubuudiyah_ dan penghambaan kepada Allah SWT dan cinta kepadaNya, sebagaimana *firman-Nya*,

_"Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa."_ *(az-Zukhruf: 67)*

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login