AL-ISRAA' (3)
TUJUAN AL-QUR’AN
Surah al-Israa’ Ayat 9-11
إِنَّ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ يَهْدِى لِلَّتِى هِىَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًۭا كَبِيرًۭا ٩
*Artinya*: _Sesungguhnya Al-Qur`ān ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,_
وَأَنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا ١٠
*Artinya:* _dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih._
AL-ISRAA' (2)
BANI ISRA’IL DALAM SEJARAH
Surah al-Israa’ Ayat 4-8
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas mengajarkan beberapa hal berikut.
1. Kebenaran berita Allah tentang Bani Isra’il bahwa mereka akan melakukan kerusakan dan kemaksiatan. Hal ini karena Allah dengan ilmu-Nya yang azali mengetahui bahwa Bani Isra’il adalah para pelaku penyimpangan, kerusakan dan kehancuran. Maksud dari kerusakan di sini adalah menyalahi hukum-hukum Taurat.
Hukuman terulang dua kali, juga penyelamatan dari adzab dan kehinaan juga terjadi dua kali. Ini merupakan rahmat Allah kepada hamba-hamba-Nya karena hukuman terkadang menjadi jalan untuk perbaikan, pendidikan dan pembenahan. Juga karena keberhasilan mengatasi krisis serta terbebas dari kehinaan dan kerendahan, akan menyegarkan jiwa, memberikan kekuatan untuk membuka pintu harapan dan mengusir keputusasaan dari dalam jiwa.
AL-ISRAA' (1)
PERISTIWA ISRA’ DAN DITURUNKANNYA TAURAT KEPADA NABI MUSA
Surah al-Israa’ Ayat 1-3
Sebab Turunnya Ayat tentang Isra’
Sebab turunnya ayat ini yaitu, Rasulullah saw. menyampaikan kepada orang-orang Quraisy tentang peristiwa isra’ yang beliau alami, namun mereka mendustakannya. Kemudian Allah menurunkan ayat ini sebagai pembenar bagi peristiwa isra’ tersebut.
Lebih detail, setelah kembali dari isra’ dan mi’raj. Nabi saw. pergi ke Masjidil Haram. Lalu beliau menyampaikan kepada orang-orang Quraisy tentang peristiwa isra' dan mi’raj yang beliau alami. Mereka pun sangat heran dengan apa yang beliau sampaikan karena menurut mereka hal itu tidak mungkin terjadi. Akibatnya ada sebagian orang yang sebelumnya beriman menjadi murtad. Beberapa orang pun mendatangi Abu Bakar untuk mendengarkan pendapatnya tentang cerita Rasulullah saw.. Abu Bakar berkata, "Jika dia (Nabi Muhammad saw.) yang mengatakannya, dia telah berkata benar.” Orang-orang tersebut pun dengan heran berkata kepada Abu Bakar r.a., "Kamu memercayai apa yang dia sampaikan itu?” Abu Bakar menjawab, "Sesungguhnya aku telah memercayainya pada hal yang lebih jauh dari itu.” Karena itulah Abu Bakar dijuluki *_ash-Shiddiq_*, yang membenarkan.
SURAH AL-ISRAA'
SURAH AL-ISRAA'
MAKKIYYAH, SERATUS SEBELAS AYAT
PENAMAAN SURAH
Surah ini dinamakan surah al-Israa’ karena ia dibuka dengan mukjizat isra’ Nabi saw. pada malam hari dari Mekah ke Madinah. Surah ini juga dinamakan surah Bani Isra’il karena surah ini memaparkan kisah dua kali terasingnya mereka di muka bumi sebab kerusakan yang mereka timbulkan. Allah berfirman,
_"Dan Kami tetapkan terhadap Bani Isra'il dalam Kitab itu, “Kamu pasti akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar."_
Halaman 31 dari 197