AL-ISRAA' (15)
KONDISI MANUSIA DENGAN PARA PEMIMPIN MEREKA PADA HARI KIAMAT
Surah al-Israa’ Ayat 71-72
يَوْمَ نَدْعُوا۟ كُلَّ أُنَاسٍۭ بِإِمَـٰمِهِمْ ۖ فَمَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يَقْرَءُونَ كِتَـٰبَهُمْ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًۭا ٧١
_(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya dan barang siapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya, maka mereka ini akan membaca kitabnya itu dan mereka tidak dianiaya sedikit pun._
وَمَن كَانَ فِى هَـٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًۭا ٧٢
_Dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)._
AL-ISRAA' (14)
SEJUMLAH NIKMAT ALLAH SWT KEPADA MANUSIA
Surah al-lsraa’ Ayat 66-70
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Dari ayat-ayat di atas dapat disimpulkan beberapa hal berikut ini.
1. Allah SWT memberikan banyak keutamaan dan nikmat kepada manusia selain rezeki dan kehidupan. Di antaranya adalah ditundukkannya kapal-kapal di lautan agar dapat dinaiki, dimudahkannya sarana transportasi, dan dimudahkannya pengangkutan barang-barang dagangan. Hal ini mengharuskan manusia untuk bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat tersebut dan tidak menyekutukanNya dengan selain Allah.
2. Di antara nikmat dan rahmat Allah SWT ialah menyelamatkan manusia dari berbagai bahaya dan kesulitan di lautan ketika ombak mengalir deras dan airnya berguncang sehingga orang yang sedang dilanda kesulitan tidak mendapatkan tempat kembali selain Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Berdasarkan fitrah, setiap orang mengetahui dengan pasti bahwasanya berhala-berhala tidak memiliki daya dan upaya apa pun ketika terjadi berbagai kesulitan yang besar. Akan tetapi, manusia selalu saja berbuat zalim dan banyak kufur terhadap nikmatnikmat Allah kecuali yang Allah lindungi. Yang dimaksud dengan "manusia" di dalam firman-Nya, adalah seluruh manusia mencakup orang Mukmin dan orang kafir.
AL-ISRAA' (13)
KISAH NABI ADAM DENGAN IBLIS, DAN PERINTAH ALLAH KEPADA PARA MALAIKAT UNTUK BERSUJUD KEPADA ADAM
Surah al-Israa’ Ayat 61-65
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal berikut.
1. Sikap terus membangkang dan sombong dari orang-orang musyrik terhadap Allah mengingatkan kepada kisah iblis ketika membangkang perintah Allah dan tidak mau bersujud kepada Nabi Adam. Ketika itu, iblis berkata bahwa Nabi Adam berasal dari tanah, sedangkan dia berasal dari api, dan inti dari api lebih baik daripada inti tanah. Padahal inti dari semua benda adalah serupa. Iblis berkata kepada Allah, "Beritahukan kepadaku tentang makhluk yang Engkau utamakan melebihi diriku dan mengapa Engkau mengutamakannya?" Dengan gaya menantang ia juga berkata, "Sungguh, aku akan menggoda dan menyesatkan semua keturunan Adam. Aku juga akan mengganggu dan menyesatkan mereka kecuali sedikit saja dari mereka yang terjaga."
AL-ISRAA' (12)
BANTAHAN LAIN TERHADAP KERANCUAN BERPIKIR ORANG-ORANG MUSYRIK
Surah al-Israa’ Ayat 56-60
Sebab Turunnya Ayat
*1. Ayat 56*
*Bukhari* dan lainnya meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud r.a. dia berkata, "Dahulu golongan orang menyembah golongan jin, lalu para jin masuk Islam, namun orang-orang itu tetap menyembah jin-jin tersebut, maka Allah menurunkan ayat, *(....قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِهِۦ)*
Diriwayatkan bahwa ketika orang-orang Quraisy tertimpa kekeringan dan paceklik lalu mereka mengadukannya kepada Rasulullah saw, maka Allah menurunkan ayat ini.
*2. Ayat 59*
*Ahmad, an-Nasa'i, al-Hakim* dan *ath-Thabrani* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas r.a.*, ia berkata, "Penduduk Mekah meminta kepada Nabi saw. agar mengubah bukit Shafa menjadi emas dan menggeser gunung-gunung sehingga mereka dapat bercocok tanam. Dikatakan kepada beliau, "Jika kamu ingin memberi tangguh kepada mereka, akan Kami lakukan, dan jika kamu ingin Kami memberi mereka apa yang mereka inginkan. Kami akan melakukannya, lalu jika mereka tetap ingkar, mereka akan binasa, sebagaimana Aku binasakan orang-orang sebelum mereka." Beliau menjawab, "Saya beri tangguh kepada mereka.” Lalu Allah SWT menurunkan ayat *(...وَمَا مَنَعَنَآ أَن نُّرْسِلَ بِٱلْـَٔايَـٰتِ)*
Halaman 28 dari 197