*SURAH THAAHAA*
*SURAH THAAHAA*
*MAKKIYYAH SERATUS TIGA PULUH LIMA AYAT*
*PENAMAAN SURAH*
Dinamakan surah Thaahaa karena ia dimulai dengan panggilan menggunakan kata Thaahaa, yaitu:
_"Thaa Haa. Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah"_ *(Thaahaa: 1-2)*
Thaahaa adalah salah satu nama Nabi saw.. Penyebutan nama ini merupakan sebuah penghormatan terhadap beliau dan untuk menghibur beliau dari pembangkangan kaum beliau.
*MARYAM (20)*
*RASA CINTA KEPADA ORANG-ORANG MUKMIN, DIMUDAHKANNYA AL-QUR’AN DAN DIBINASAKANNYA ORANG-ORANG JAHAT*
*Surah Maryam Ayat 96-98*
*Sebab Turunnya Ayat*
Ibnu Mardawaih dan ad-Dailami meriwayatkan dari al-Barra’, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda kepada Ali karramallahu wajhah,
*(اللَّهُمَّ اجْعَلْ لَهُ عِنْدَكَ عَهْدًا، وَاجْعَلْ لَهُ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ مَوَدَّةً)*
_“Ya Allah jadikanlah janji untuknya di sisiMu dan jadikanlah rasa cinta kepadanya pada hati orang-orang Mukmin.”_ Lalu Allah menurunkan ayat ini. *(HR Ibnu Mardawaih dan ad-Dailami)*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas mengandung beberapa hal berikut ini.
1. Jika Allah mencintai seorang hamba karena ketakwaannya dan Dia ridha terhadapnya karena ia mengikuti syari'at dan agamaNya, maka Dia akan membuatnya dicintai oleh hamba-hamba-Nya yang saleh dan para malaikat yang dekat dengan-Nya, walaupun hamba tersebut tidak disukai oleh orang-orang zalim, orang-orang kafir dan orang-orang fasik.
*MARYAM (19)*
*BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA ALLAH MEMILIKI ANAK*
*Surah Maryam Ayat 88-95*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Tema ayat-ayat di atas adalah penetapan tauhid dan penghambaan kepada Allah semata, serta pengingkaran terhadap tuduhan bahwa Allah mempunyai anak, "Katakanlah (Muhammad), _"Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."_ *(al-Ikhlaash: 1-4)*
Walaupun telah ditetapkan bahwa Allah Maha Esa dan tidak beranak dan tidak diperanakkan, namun orang-orang Yahudi, Nasrani dan sebagian orang Arab yang mengatakan bahwa para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah, mereka juga mengatakan bahwa Allah memiliki anak. Padahal sangat tidak mungkin Allah mempunyai anak karena Dia tidak memerlukannya dan Dia Mahasuci dari semua bentuk kekurangan, dan Dia Mahasuci dari adanya teman, tandingan dan anak.
*MARYAM (18)*
*BANTAHAN TERHADAP PARA PENYEMBAH BERHALA BAHWA BERHALA YANG MEREKA SEMBAH AKAN MENJADI MUSUH MEREKA DAN TINDAKAN MEREKA MENJADIKAN SETAN SEBAGAI PEMBELA*
*Surah Maryam Ayat 81-87*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Dari ayat-ayat di atas dapat disimpulkan beberapa hal berikut ini:
1. Orang-orang musyrik menyembah tuhan-tuhan selain Allah agar menjadi penolong, pembela dan pemberi syafaat bagi mereka, serta untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghalangi mereka dari siksa-Nya.
2. Apa yang akan terjadi nanti tidak seperti yang mereka kira karena berhala-berhala tersebut akan mengingkari penyembahan orang-orang musyrik tersebut atau orang-orang musyrik itu sendiri yang akan mengingkari bahwa mereka telah menyembah berhala. Berhala-berhala tersebut juga akan memusuhi mereka dan mendustakan mereka. Berhala-berhala itu pun akan menjadi musuh-musuh mereka, dan dengan kekuasaan Allah yang membuat mereka dapat berbicara, mereka pun berkata, _"Wahai Tuhan kami, adzablah mereka yang telah menyembah kami."_
3. Allah membuat setan menguasai orang-orang kafir dengan godaan dan tipu daya berupa keburukan, juga mengeluarkan mereka dari ketaatan menuju kemaksiatan.
4. Wahai Rasul, kamu tidak perlu meminta adzab untuk kaummu yang musyrik karena adzab yang akan menimpa mereka akan datang dalam waktu yang tidak lama lagi.
Halaman 17 dari 197