*AL-ANBIYA' (17)*
*KISAH NABI ISMAIL A.S., NABI IDRIS A.S., DAN NABI ZULKIFLI A.S.*
*Surah al-Anbiyaa' Ayat 85-86*
وَإِسْمَـٰعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا ٱلْكِفْلِ ۖ كُلٌّۭ مِّنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ ٨٥
_Dan (ingatlah kisah) Ismā`īl, Idrīs dan Żulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar._
وَأَدْخَلْنَـٰهُمْ فِى رَحْمَتِنَآ ۖ إِنَّهُم مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ ٨٦
_Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh._
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ketiga nabi tersebut Nabi Ismail a.s., Nabi Idris a.s., dan Nabi Zulkifli a.s. termasuk orang-orang yang sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT menjalankan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan kepada-Nya. Allah SWT pun mengganjar mereka dengan keridhaan dan surga-Nya. Mereka adalah orang-orang yang sempurna kesalehan dan ketakwaannya, jauh dari kerusakan dengan berbagai bentuknya.
Maksud ayat ini adalah menjadikan mereka teladan dan panutan. Sebab Allah SWT tidak menuturkan kisah salah seorang nabi melainkan terkandung di dalamnya kebaikan, faedah, pelajaran, nasihat, dan contoh-contoh praktis tentang komitmen pada perintah Allah SWT serta istiqamah dalam agama dan kehidupan.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
