TERJEMAH HARI KE-224

━━━━━━━┓
*TERJEMAH HARI KE-224*
┗━━━━━━━━━━━━●✨

*Sabtu, 18 Juli 2026/03 Safar 1448 H*

Membaca Halaman 447-448 (QS. As-Saffat:25-76)
   
┏━━━━꧁۝☆ꦿ⃔¤۝꧂━━━┓
﴿ بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ﴾
﴿ مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُوْنَ ٢٥ ﴾

25.  (Mereka lalu dikecam,) “Mengapa kamu tidak tolong-menolong (sebagaimana kamu di dunia)?”

﴿ بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُوْنَ ٢٦ ﴾

26.  Bahkan, mereka pada hari itu menyerah (kepada putusan Allah).

﴿ وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ ٢٧ ﴾

27.  Sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya (berbantah-bantahan).

﴿ قَالُوْٓا اِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُوْنَنَا عَنِ الْيَمِيْنِ ٢٨ ﴾

28.  (Pengikut) mereka berkata (kepada pemimpinnya), “Sesungguhnya kamulah yang dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan (untuk menghalangi kami dari kebajikan).”

﴿ قَالُوْا بَلْ لَّمْ تَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَۚ ٢٩ ﴾

29.  (Pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak,) bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin.

﴿ وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ ٣٠ ﴾

30.  (Sebenarnya,) kami sedikit pun tidak berkuasa terhadapmu (untuk menghalang-halangimu), bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.

﴿ فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖاِنَّا لَذَاۤىِٕقُوْنَ ٣١ ﴾

31.  Maka, putusan (azab) Tuhan (akan) benar-benar menimpa kita. Pasti kita akan merasakan (azab itu).

﴿ فَاَغْوَيْنٰكُمْ اِنَّا كُنَّا غٰوِيْنَ ٣٢ ﴾

32.  Kami (mengakui) telah menyesatkan kamu. Sesungguhnya kami sendiri orang-orang yang sesat.”

﴿ فَاِنَّهُمْ يَوْمَىِٕذٍ فِى الْعَذَابِ مُشْتَرِكُوْنَ ٣٣ ﴾

33.  Sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.

﴿ اِنَّا كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ ٣٤ ﴾

34.  Sesungguhnya demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berbuat dosa.

﴿ اِنَّهُمْ كَانُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ يَسْتَكْبِرُوْنَ ۙ ٣٥ ﴾

35.  Sesungguhnya dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “Lā ilāha illallāh” (Tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah), mereka menyombongkan diri.

﴿ وَيَقُوْلُوْنَ اَىِٕنَّا لَتَارِكُوْٓا اٰلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُوْنٍ ۗ ٣٦ ﴾

36.  Mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”

﴿ بَلْ جَاۤءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِيْنَ ٣٧ ﴾

37.  Padahal dia (Nabi Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan para rasul (sebelumnya).

﴿ اِنَّكُمْ لَذَاۤىِٕقُوا الْعَذَابِ الْاَلِيْمِ ۚ ٣٨ ﴾

38.  Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

﴿ وَمَا تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۙ ٣٩ ﴾

39.  Kamu tidak diberi balasan, kecuali terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

﴿ اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ٤٠ ﴾

40.  Akan tetapi, hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya),

﴿ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُوْمٌۙ ٤١ ﴾

41.  mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,

﴿ فَوَاكِهُ ۚوَهُمْ مُّكْرَمُوْنَۙ ٤٢ ﴾

42.  (yaitu) buah-buahan. Mereka adalah orang-orang yang dimuliakan

﴿ فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِۙ ٤٣ ﴾

43.  di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.

﴿ عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ ٤٤ ﴾

44.  (Mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.

﴿ يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۢ ۙ ٤٥ ﴾

45.  Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi minuman) dari mata air (surga).

﴿ بَيْضَاۤءَ لَذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَۚ ٤٦ ﴾

46.  (Warnanya) putih bersih dan lezat rasanya bagi orang-orang yang meminum(-nya).

﴿ لَا فِيْهَا غَوْلٌ وَّلَا هُمْ عَنْهَا يُنْزَفُوْنَ ٤٧ ﴾

47.  Tidak ada di dalamnya (unsur) yang membahayakan dan mereka tidak mabuk karenanya.

﴿ وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ عِيْنٌ ۙ ٤٨ ﴾

48.  Di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah dan membatasi pandangannya (dari selain pasangan mereka).

﴿ كَاَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُوْنٌ ٤٩ ﴾

49.  (Warna kulit) mereka seperti (warna) telur yang tersimpan dengan baik.

﴿ فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ ٥٠ ﴾

50.  Mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.

﴿ قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ اِنِّيْ كَانَ لِيْ قَرِيْنٌۙ ٥١ ﴾

51.  Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman

﴿ يَّقُوْلُ اَءِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ ٥٢ ﴾

52.  yang berkata, ‘Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kebangkitan)?

﴿ ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَدِيْنُوْنَ ٥٣ ﴾

53.  Apabila kami telah mati (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar (akan dibangkitkan untuk) diberi balasan?’”

﴿ قَالَ هَلْ اَنْتُمْ مُّطَّلِعُوْنَ ٥٤ ﴾

54.  Dia berkata, “Maukah kamu menengok (temanku itu)?”

﴿ فَاطَّلَعَ فَرَاٰهُ فِيْ سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِ ٥٥ ﴾

55.  Maka, dia menengoknya. Lalu, dia melihat (teman)-nya itu di tengah-tengah (neraka) Jahim.

﴿ قَالَ تَاللّٰهِ اِنْ كِدْتَّ لَتُرْدِيْنِ ۙ ٥٦ ﴾

56.  Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku.

﴿ وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّيْ لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ ٥٧ ﴾

57.  Sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).

﴿ اَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِيْنَۙ ٥٨ ﴾

58.  Apakah kita tidak akan mati,

﴿ اِلَّا مَوْتَتَنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ ٥٩ ﴾

59.  kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”

﴿ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ٦٠ ﴾

60.  Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang agung.

﴿ لِمِثْلِ هٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعٰمِلُوْنَ ٦١ ﴾

61.  Untuk (kemenangan) seperti ini, hendaklah beramal (di dunia) orang-orang yang mampu beramal.

﴿ اَذٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا اَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّوْمِ ٦٢ ﴾

62.  Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqum?

﴿ اِنَّا جَعَلْنٰهَا فِتْنَةً لِّلظّٰلِمِيْنَ ٦٣ ﴾

63.  Sesungguhnya Kami menjadikannya (pohon zaqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim.

﴿ اِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيْٓ اَصْلِ الْجَحِيْمِۙ ٦٤ ﴾

64.  Sesungguhnya itu adalah pohon yang keluar dari dasar (neraka) Jahim.

﴿ طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ ٦٥ ﴾

65.  Mayangnya seperti kepala-kepala setan.

﴿ فَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ ٦٦ ﴾

66.  Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu) dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqum).

﴿ ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ ٦٧ ﴾

67.  (Setelah makan buah zaqum,) sesungguhnya bagi mereka minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.

﴿ ثُمَّ اِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَاِلَى الْجَحِيْمِ ٦٨ ﴾

68.  Kemudian, tempat kembali mereka pasti ke (neraka) Jahim.

﴿ اِنَّهُمْ اَلْفَوْا اٰبَاۤءَهُمْ ضَاۤلِّيْنَۙ ٦٩ ﴾

69.  Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat.

﴿ فَهُمْ عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ يُهْرَعُوْنَ ٧٠ ﴾

70.  Mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.

﴿ وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ اَكْثَرُ الْاَوَّلِيْنَۙ ٧١ ﴾

71.  Sungguh, sebelum mereka (kaum Quraisy), benar-benar telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.

﴿ وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا فِيْهِمْ مُّنْذِرِيْنَ ٧٢ ﴾

72.  Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.

﴿ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِيْنَۙ ٧٣ ﴾

73.  Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,

﴿ اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ࣖ ٧٤ ﴾

74.  kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).

﴿ وَلَقَدْ نَادٰىنَا نُوْحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيْبُوْنَۖ ٧٥ ﴾

75.  Sungguh, Nuh benar-benar telah berdoa kepada Kami dan sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.

﴿ وَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۖ ٧٦ ﴾

76.  Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.

﴿ وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهٗ هُمُ الْبَاقِيْنَ ٧٧ ﴾

77.  Kami menjadikan keturunannya orang-orang yang bertahan (di bumi).

﴿ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ ٧٨ ﴾

78.  Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian.

┗━━━━꧁۝☆ꦿ⃔¤۝꧂━━━┛

Best regards,
*Team Kurikulum Evaluasi KKTA 4 plus 2025/2026*
*Komunitas One Day One Juz*

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login