HUD (7)
Surah Huud Ayat 17
ORANG-ORANG YANG MENGINGINKAN AKHIRAT
أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّهِۦ وَيَتْلُوهُ شَاهِدٌۭ مِّنْهُ وَمِن قَبْلِهِۦ كِتَـٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامًۭا وَرَحْمَةً ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِهِۦ مِنَ ٱلْأَحْزَابِ فَٱلنَّارُ مَوْعِدُهُۥ ۚ فَلَا تَكُ فِى مِرْيَةٍۢ مِّنْهُ ۚ إِنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ ١٧
*Artinya*: _Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al-Qur`ān) dari Tuhan-nya dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad)1# dari Allah dan sebelum Al-Qur`ān itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al-Qur`ān. Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al-Qur`ān, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al-Qur`ān itu. Sesungguhnya (Al-Qur`ān) itu benar-benar dari Tuhan-mu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman._
1#- Ada yang menafsirkan "saksi" di sini dengan Jibril ‘Alaihissalām ada pula yang menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan "saksi" di sini ialah Al-Qur`ān itu sendiri karena Al-Qur`ān itu adalah suatu mukjizat yang tidak dapat dibantah atau dibatalkan.
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat ini menujukkan hal berikut.
1. Sesungguhnya orang yang mendapatkan kejelasan petunjuk dan kebenaran dengan fitrah dan akalnya, mengikuti cahaya wahyu Ilahi, dia adalah orang yang lebih mengutamakan akhirat ketimbang dunia. Sekali-kali dia tidak sama dengan orang yang lebih mengutamakan dunia yang fana ini beserta keindahannya yang hanya sementara ketimbang akhirat yang kekal dan abadi.
2. Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang beriman dengan benar mereka itulah orang-orang yang beriman dengan apa yang ada dalam Taurat dan Inj il yang berisi _bisyaraah_ (berita) tentang Nabi saw.. Adapun mereka yang tidak beriman dengan benar, yaitu mereka yang datang belakang dan selain mereka, mereka adalah orang-orang yang tempat diancamkan bagi mereka neraka. Barangsiapa yang kafir dengan Al-Qur'an atau dengan Nabi dari pemeluk agama seluruhnya, mereka menjadi penghuni neraka.
3. Al-Qur'an pasti dan benar dari Allah SWT. Jangan sekali-kali seseorang meragukan hal itu, dan hendaklah segera mungkin untuk beriman kepada apa yang terkandung di dalamnya. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa kebanyakan manusia tidak beriman dengannya.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
