Surah Huud Ayat 6 - 7

HUD (3)

Surah Huud Ayat 6 - 7

KARUNIA, ILMU, DAN KEKUASAAN ALLAH

۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّۭ فِى كِتَـٰبٍۢ مُّبِينٍۢ ٦

*Artinya*: _Dan tidak ada suatu binatang melata 1# pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya 2#. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lawḥ Maḥfūẓ)._
1#- Maksud "binatang melata" di sini ialah segenap makhluk Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā yang bernyawa.
2#- Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan "tempat berdiam" di sini ialah dunia dan "tempat penyimpanan" ialah akhirat. Menurut sebagian ahli tafsir yang lain, maksud "tempat berdiam" ialah tulang sulbi dan "tempat penyimpanan" ialah rahim.

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ وَكَانَ عَرْشُهُۥ عَلَى ٱلْمَآءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا ۗ وَلَئِن قُلْتَ إِنَّكُم مَّبْعُوثُونَ مِنۢ بَعْدِ ٱلْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌۭ ٧

*Artinya*: _Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari dan adalah arasy-Nya di atas air agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya1# dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah), "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata, "Ini2# tidak lain hanyalah sihir yang nyata"._
1#- Maksudnya, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menjadikan langit dan bumi untuk tempat berdiam makhluk-Nya serta tempat berusaha dan beramal agar nyata di antara mereka siapa yang taat dan patuh kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā .
2#- Maksud mereka mengatakan bahwa kebangkitan nanti sama dengan sihir ialah kebangkitan itu tidak ada sebagaimana sihir itu adalah khayalan belaka. Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan kata "Ini" ialah Al-Qur`ān ada pula yang menafsirkan dengan hari berbangkit.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat-ayat ini menunjukkan hal berikut ini.

1. Allah menanggung rezeki semua makhluk dan menjaminnya bagi mereka sebagai karunia dan rahmat dari Allah SWT untuk mereka. Ini merupakan dalil atas sifat-Nya Yang Mahaadil dan Maha Pengasih. Akan rezeki itu terikat dengan usaha untuk mencarinya dan bekerja, sebagaimana Allah SWT berfirman, _"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."_ *(al-Mulk 15)*

2. Ilmu Allah Azza wa jalla mencakup semua makhluk bumi ini dan binatang-binatangnya baik yang di daratan, lautan, dan udara, mulai dari sejak keberadaannya sebagai zat di dalam sulbi dan rahim sampai pada kelahirannya di alam kehidupan ini, juga perpindahannya dan pergerakannya serta perjalanannya tempat dia berlindung sampai ke tempat dia meninggal dan dikubur.

3 Allah SWT adalah pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dari makhluk hidup, dan dua ayat ini yaitu ( وَمَا مِن دَآبَّةٍ ) dan (وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ) keduanya menunjukkan kesempurnaan ilmu Allah SWT dan kesempurnaan kekuasaan-Nya.

4. Arasy walaupun lebih agung dari langit dan bumi, dia berada di atas air; Allah SWT telah mengukuhkan air itu tanpa tempat, dan Arasy yang merupakan makhluk yang paling agung telah Allah kukuhkan di atas tujuh langit tanpa ada penyanggah di bawahnya dan tanpa ada penggantung di atasnya.

5. Allah SWT telah menciptakan langit untuk menguji orang yang mukallaf dan berarti bahwa Allah menciptakan alam ini adalah untuk kemaslahatan orang-orang yang mukallaf.

6. Yang wajib dan pasti baik secara agama atau rasio adalah adanya kebangkitan dan pengakuan tentang hari kebangkitan dan kiamat untuk menegakkan keadilan di antara makhluk-makhluk Allah, dan untuk memberikan balasan yang membedakan antara orang-orang yang berbuat baik dan mereka yang berbuat jahat, maka bagi yang berbuat baik akan mendapat balasan pahala dan rahmat, sementara bagi yang berbuat keburukan akan mendapat siksa dan adzab.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login