ALI 'IMRAN (3)
ALI 'IMRAN 10 - 13
NASIB ORANG-ORANG KAFIR YANG TERPEDAYA DENGAN HARTA DAN KETURUNAN SERTA CONTOH MEREKA
Sebab Turunnya Ayat 12 - 13
*Abu Dawud* meriwayatkan di dalam kitab sunannya dan Baihaqi di dalam kitab _ad-Dalaa'il_ dari *Ibnu Abbas r.a.:*
_"Ketika Rasulullah saw. berhasil menimpakan kekalahan atas pihak kaum kafir Quraisy pada perang Badar dan kembali ke Madinah, maka beliau mengumpulkan kaum Yahudi di pasar bani Qunaiqa', lalu beliau berkata, "Wahai kaum Yahudi, masuklah Islam sebelum kalian tertimpa apa yang telah menimpa kaum kafir Quraisy." Lalu kaum Yahudi berkata, "Wahai Muhammad, jangan kamu terpedaya oleh dirimu sendiri yang telah berhasil membunuh beberapa orang dari pihak kaum kafir Quraisy. Mereka adalah orang-orang bodoh yang tidak memiliki kehalian berperang. Seandainya kamu berperang melawan kami, maka ketika itu kamu baru tahu siapa kami sebenarnya dan kamu baru tahu bahwa kamu belum pernah berperang melawan orang-orang seperti kami." Lalu Allah SWT menurunkan ayat "qul lilladziina kafaruu satughlabuuna," sampai "liulil abshaar."_
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini menjelaskan tentang *tiga prinsip utama dalam keadilan Allah SWT:*
1. Penegasan akan kepastian siksa neraka Jahannam bagi orang-orang kafir; harta kekayaan dan anak-anak mereka sekali-kali tidak akan mampu menyelamatkan mereka dari siksa Allah SWT sedikit pun.
2. Hukum yang ditetapkan adalah bahwa sebab ditimpakannya hukuman dan siksaan adalah karena perbuatan dosa dan pendustaan terhadap ayat-ayat Allah SWT yang dibaca. Jadi, dalam hal ini, tidak ada perbedaan status hukum antara kaum kafir Quraisy dan Fir'aun beserta para pengikutnya dan orang-orang yang datang sebelum mereka, seperti kaum Nabi Luth, kaum Ad, Tsamud dan yang lainnya. Allah SWT berfirman:
_"(keadaan mereka) seperti keadaan pengikut Fir'aun dan orang-orang sebelum mereka. Mereka mendustakan ayat-ayat Kami."_ *(Ali 'Imran: 11)*
_"Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, sedangkan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang sangat buruk. Kepada mereka diperlihatkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Lalu kepada malaikat diperintahkan),'Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras"._ *(al-Mu'min: 45-46)*
_"(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Firhun dan orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya, maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim."_ *(al-Anfal: 54)*
3. Pertolongan dan kemenangan tergantung kepada kehendak Allah SWT sesuai dengan hikmah atau kebijaksanaan-Nya serta untuk memberi jaminan kepada kaum Mukminin yang mematuhi perintah-perintah Tuhan mereka. Jadi, kemenangan tidak bisa diukur dengan banyaknya personil atau keunggulan dalam bidang persenjataan. Akan tetapi, diukur sesuai dengan kadar keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT. Sering kali Allah SWT memberi pertolongan dan kemenangan kepada pihak yang berjumlah sedikit atas pihak yang memiliki jumlah lebih banyak.
*Allah SWT berfirman:*
_"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar."_ *(al-Baqarah: 249)*
Ayat-ayat ini menjadi bukti kebenaran akan kenabian Rasulullah saw. dari dua arah.
*Pertama,* kemenangan kelompok yang berjumlah sedikit atas kelompok yang berjumlah lebih banyak, karena Allah SWT memberi pertolongan kepada kelompok yang berjumlah sedikit dengan mengirimkan bala tentara malaikat. Hal ini tidak sesuai dengan kebiasaan yang berlaku. Karena menurut kebiasaan, kelompok yang berjumlah banyak menang atas kelompok yang berjumlah sedikit.
*Kedua,* Allah SWT telah memberi janji kepada kaum Muslimin bahwa salah satu golongan yang mereka hadapi adalah untuk mereka. Sebelum berperang, Rasulullah saw. juga telah mengabarkan kepada kaum Muslimin bahwa mereka akan mendapatkan kemenangan. Beliau berkata, "Ini adalah tempat terbunuhnya si Fulan dan ini adalah tempat terbunuhnya si Fulan." Akhirnya janji Allah SWT tersebut dan apa yang dikabarkan oleh Rasulullah ini memang nyata dan benar adanya.===
Tafsir Al Munir
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
