Surah al-Anbiyaa' Ayat 7-1O

*AL-ANBIYA' (2)*

 
*PARA RASUL YANG MANUSIA, REALISASI JANJI UNTUK MEREKA, DAN AL-QUR'AN*

*Surah al-Anbiyaa' Ayat 7-1O*

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat-ayat di atas mengandung hal-hal berikut:

1. Para nabi dan rasul adalah manusia, bukan malaikat. Ini untuk mempermudah manusia mengambil pelajaran, berbicara dan berdiskusi dengan mereka, serta memahami dan mencerna apa yang diwahyukan kepada mereka. Sudah terbukti secara _mutawatir_ dan _empiris_ bahwa para rasul berasal dari bangsa manusia.

2. Hukum mengajukan pertanyaan kepada ahli ilmu adalah wajib dan masyarakat awam wajib mengikuti mereka. Para ulama berijma bahwa orang buta wajib mengikuti orang yang ia percaya dalam menentukan arah kiblat ketika ia tidak mampu mengetahuinya. Demikian pula setiap orang yang tidak memiliki ilmu dan pemahaman tentang makna-makna ajaran agama, ia harus mengikuti salah seorang ulama. Orang awam tidak boleh mengeluarkan fatwa dalam masalah agama karena ia tidak memahami esensi yang menjadi dasar penghalalan dan pengharaman sesuatu.

3. Allah SWT tidak menjadikan para rasul memiliki sifat-sifat yang tidak sesuai dengan tabiat manusia seperti tidak makan dan minum. Mereka seperti manusia pada umumnya yang makan, minum, berjalan di pasar-pasar serta menjalankan segala urusan kehidupan dan usaha-usaha yang beragam.

4. Allah SWT menjaga kehidupan para nabi dan memelihara mereka dari manusia, merealisasikan janji-Nya kepada mereka, menolong mereka, membinasakan orang-orang yang mendustakan mereka, menyelamatkan orang-orang Mukmin yang membenarkan risalah mereka, dan Allah SWT membinasakan orang-orang musyrik yang mendustakan risalah mereka.

5. Sesungguhnya Al-Qur'an adalah sebab keluhuran bangsa Arab karena Al-Qur'an turun dengan bahasa mereka, dan di dalamnya terkandung hukum-hukum syara', keterangan tentang nasib manusia di akhirat berikut apa yang mereka peroleh dari pahala atau hukuman. 

Al-Qur'an juga merupakan nasihat dan pelajaran. Ia memberi peringatan dan ancaman, perintah dan larangan, ia juga membimbing manusia kepada akhlaq mulia dan perbuatan baik. Al-Qur'an menjelaskan segala hal yang mengandung kebahagiaan dunia dan akhirat, serta membimbing umat manusia untuk mengikuti aturan yang paling benar.

6. Al-Qur'an senantiasa mendorong manusia untuk merenungkan hukum-hukum dan memahami apa yang terkandung di dalamnya berupa aturan agama, dunia dan akhirat yang tepat.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login