Surah Maryam Ayat 58

*MARYAM (12)*
 
*BEBERAPA SIFAT PARA NABI A.S.*

*Surah Maryam Ayat 58*

*Tafsir dan Penjelasan*

(أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّ)

yakni, mereka yang disebutkan dari awal surah hingga ayat di atas, sejak Nabi Zakariya hingga Nabi Idris a.s., bahkan seluruh nabi adalah yang orang-orang yang diberi nikmat kenabian, kedekatan dari Allah, dan kedudukan yang mulia di sisi-Nya. Dia memilih mereka dari seluruh hamba-Nya dan Dia memberi petunjuk kepada mereka agar menjadi contoh dan teladan bagi seluruh manusia dalam beribadah dan taat kepada Allah, serta agar seluruh manusia meneladani cara, manhaj, dan akhlak mereka.

(مِن ذُرِّيَّةِ ءَادَمَ)

dari keturunan Adam, yakni Adam bapak pertama manusia.

(وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ)

dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, yakni dari keturunan orang-orang yang Kami bawa di dalam perahu Nabi Nuh a.s., bapak kedua bagi manusia. Mereka, selain Idris a.s. yang lebih dahulu daripada Nuh a.s., berdasarkan riwayat yang kuat, dikumpulkan oleh Allah sebagai keturunan Adam. Allah kemudian mengkhususkan penyebutan sebagian mereka sebagai keturunan orang-orang yang dibawa ke dalam perahu bersama Nabi Nuh a.s..

Nabi yang disebutkan secara khusus sebagai keturunan Adam dan tidak disebutkan sebagai keturunan orang-orang yang ikut bersama Nabi Nuh a.s. ke dalam perahunya ialah Idris 

(وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَٰهِيمَ)

dan dari keturunan lbrahim, yaitu Ishaq a.s., Ya'qub a.s. dan Ismail a.s..

(وَإِسْرَٰٓءِيلَ)

yaitu dari keturunan Israel atau Ya'qub a.s.. Mereka adalah Musa, Harun, Zakariyaa.s., Yahya a,s. dan Isa bin Maryam a.s.. 

(وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَٱجْتَبَيْنَآ)

yaitu semua yang Kami beri petunjuk kepada Islam, agama bersama seluruh nabi, dan seluruh manusia yang Kami angkat menjadi nabi, menjadi orang yang mulia, dan yang terpilih. 

(إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُ ٱلرَّحْمَٰنِ خَرُّوا۟ سُجَّدًا وَبُكِيًّا)

jika mereka mendengar ayat-ayat Allah yang mengandung hujjah, bukti, dan syari'at-Nya, mereka bersujud kepada-Nya karena tunduk kepada-Nya, merasa tenang dan tunduk kepada perintah-Nya. Serta sebagai bentuk pujian dan kesyukuran mereka terhadap berbagai kenikmatan besar yang mereka peroleh. Namun, di waktu yang sama mereka menangis karena takut kepada Allah dan takut dari siksa-Nya. Kata (البُكِي) adalah bentuk plural dari kata (بَاكِ) orang yang menangis.

Ibnu Katsir berkata, "Dan di antara yang menguatkan bahwa yang dimaksud oleh ayat ini (Maryam 58) adalah seluruh nabi karena ayat ini adalah seperti firman Allah SWT dalam surah al-An'aam: 'Dan itulah, keterangan Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa pun yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui. Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya. Kepada masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan sebelum itu Kami telah memberi petunfuk kepada Nuh dan kepada sebagian dari keturunannya (ibrahim) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, dan Zakaria, Yahya, 'lsa dan llyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh, Isma'il, Ilyasa', Yuunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan [derajatnya) di atas umat lain (pada masanya), (dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari nenek moyang mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Kami telah memilih mereka (menjadi nabi dan rasul) dan Kami beri petunjuk ke jalan yang lurus."

Hingga firman Allah SWT:

_"Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka."_ *(al-An'aam: 90)*

Allah SWT berfirman:

_"Di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan diantaranya ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu."_ *(al-Mu'min: 78)*

Di dalam Shahih Bukhari, dari Mujahid, dia bertanya kepada Ibnu Abbas r.a., 'Apakah di dalam surah Shaad terdapat ayat sajdah?" Ibnu Abbas r.a. menjawab, "Ya!' Dia kemudian membaca ayat ini, 

_"Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka."_ *(al-An'aam: 90)* Maksudnya, nabi kalian termasuk nabi yang diperintahkan untuk mengikutinya. Ibnu Abbas berkata, "Nabi Dawud termasuk dari mereka." 

Oleh karena itu, para ulama berijma tentang disyari'atkannya sujud setelah membaca ayat ini (yaitu ayat 58 dari surah Maryam) untuk meneladani mereka dan mengikuti cara mereka."

Rasulullah saw. bersabda:

(أتْلُوا الْقُرْآنَ وَابْكُوْا فَإِ نْ لَمْ تَبْكُوْا فَتَبَا كَوْا)

_"Bacalah Al-Qur'an dan menangislah. Jika kalian tidak menangis, pura-puralah menangis."_ *(HR Ibnu Majah)*

Dari Shaleh al-Murri, dia berkata, "Saya membaca Al-Qur'an dari Rasulullah saw dalam mimpi saya. Beliau lalu bersabda,'Wahai Shaleh, itu tadi bacaanmu,lalu mana tangisanmu?"

Dari lbnu Abbas, dia berkata, "Apabila kalian membaca ayat sajdah subhaana janganlah kalian langsung bersujud hingga kalian menangis terlebih dahulu. Apabila mata kalian tidak menangis, hendaknya hati kalian yang menangis."

Kesimpulan ayat ini, sebagaimana yang dapat dipahami darinya bahwa seluruh nabi merupakan taudalan dan contoh yang baik bagi seluruh manusia dalam keselamatan aqidah, banyaknya ibadah, kebenaran agama, kebersihan asal keturunan, kesucian nasab dan sumber kelurusan manhaj dan jalan, dan ketinggian posisi dan akhlak.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login