HUD (20)
Surah Huud Ayat 100-102
IBRAH DARI KISAH-KISAH UMAT YANG ZALIM DI DUNIA
ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْقُرَىٰ نَقُصُّهُۥ عَلَيْكَ ۖ مِنْهَا قَآئِمٌۭ وَحَصِيدٌۭ ١٠٠
*Artinya*: _Itu adalah sebagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah._
وَمَا ظَلَمْنَـٰهُمْ وَلَـٰكِن ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ۖ فَمَآ أَغْنَتْ عَنْهُمْ ءَالِهَتُهُمُ ٱلَّتِى يَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍۢ لَّمَّا جَآءَ أَمْرُ رَبِّكَ ۖ وَمَا زَادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبِيبٍۢ ١٠١
*Artinya*: _Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri karena itu tiadalah bermanfaat sedikit pun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, pada waktu azab Tuhan-mu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka._
وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلْقُرَىٰ وَهِىَ ظَـٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌۭ شَدِيدٌ ١٠٢
*Artinya*: _Dan begitulah azab Tuhan-mu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras._
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Dari ayat-ayat itu dapat diambil inti sari sebagai berikut.
1. Manfaat kisah-kisah Al-Qur'an adalah nasihat dan ibrah, dan sesungguhnya setiap orang yang menyaksikan bekas-bekas negeri yang dihancurkan itu atau dia tahu dengan apa yang terjadi walau sudah tidak ada lagi bekas-bekas yang tersisa yang terlihat, hal itu akan membuatnya takut dan cemas yang mencekam, dia akan merasa khawatir kalau-kalau dia akan terkena sebagaimana umat-umat terdahulu mendapat adzab yang sangat menakutkan.
2. Sesungguhnya Allah SWT sebagaimana telah mengadzab umat-umat yang terdahulu seperti kaum Nuh, kaum 'Ad dan Tsamud, mengadzab semua orang-orang yang zalim dengan adzab yang sangat pedih seperti yang dijelaskan firman-Nya (وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ) kemudian ditambah sebagai penegasan dan penguatan dengan firman-Nya ( إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌۭ شَدِيدٌ) dengan menjelaskan adzab itu dengan sangat pedih dan keras, kepedihan dan kerasnya adzab itu adalah disebabkan kekotoran dan kemaksiatan di dunia dan di akhirat. Dan ayat ini menjelaskan bahwa orang yang mengikuti orang-orang yang terdahulu dalam perbuatan yang buruk, maka dia sama akan mendapatkan adzab yang sangat pedih dan keras.
3. Siksa yang diturunkan kepada umat-umat yang zalim tak lain karena apa yang mereka lakukan berupa kezaliman yaitu kafir dan perbuatan maksiat, dengan demikian siksa terhadap mereka merupakan satu keadilan yang penuh hikmah.
4. Setiap orang yang melakukan kezaliman, dia harus bersegera diri meninggalkan kezalimannya itu dan segera bertobat serta kembali ke jalan Allah SWT agar dia tidak terkena adzab yang telah Allah SWT terangkan sebagai adzab yang sangat pedih dan keras.
5. Sembahan-sembahan yang diklaim kebenarannya oleh orang-orang yang musyrik dan kafir, tidak dapat memberikan manfaat apa pun kepada mereka melainkan justru membawa kemudharatan kepada mereka, tak ada yang dapat bertambah dalam penyembahan kepada berhala kecuali kerugian balasan akhirat.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
