Surah Yuunus Ayat 59-60

YUUNUS (23)

Surah Yuunus Ayat 59-60

PENGINGKARAN BAGI ORANG-ORANG MUSYRIK YANG TELAH MENGHALALKAN DAN MENGHARAMKAN BINATANG TERNAK

قُلْ أَرَءَيْتُم مَّآ أَنزَلَ ٱللَّهُ لَكُم مِّن رِّزْقٍۢ فَجَعَلْتُم مِّنْهُ حَرَامًۭا وَحَلَـٰلًۭا قُلْ ءَآللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ ۖ أَمْ عَلَى ٱللَّهِ تَفْتَرُونَ ٥٩

*Artinya*: _Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal". Katakanlah, "Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?"_

وَمَا ظَنُّ ٱلَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَ ٦٠

*Artinya*: _Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya)._

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat-ayat ini mengandung hal-hal berikut.

1. Sesuatu yang telah dijadikan oleh orang-orang musyrik fahiliyah sebagai hal yang haram yaitu apa yang mereka hukumkan untuk mengharamkan Bahiirah, Saaibah, Washiilah dan haam, seperti yang disebutkan dalam surah al-Maa'idah, dan itu pula yang disebutkan dalam surah al-An'aam yang menjadikan bagian dari hari pertanian, buah-buahan dan binatang ternak untuk Allah SWT mereka keluarkan kepada tamu dan orang-orang miskin dan untuk sekutu-sekutu mereka bagian yang mereka keluarkan kepada para pelayannya seperti yang difirmankan Allah SWT, 

_"Dan mereka menyediakan sebagian hasil tanaman dan hewan (bagian) untuk Allah."_ *(al-An'aam: 136)*

2. Sumber syari'at hanyalah Allah SWT dan hak untuk menghalalkan serta mengharamkan adalah milik-Nya semata, tak ada seorang makhluk pun baik nabi maupun rasul yang memiliki hal itu, jika memang hukum itu dari Allah SWT maka itulah yang dimaksud dari firman-Nya (ءَآللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ) dan jika hukum itu tidak dari Allah SWT maka itu merupakan mengada-ada kebohongan terhadapnya, dan itulah yang dimaksud dengan firman Allah SWT (أَمْ عَلَى ٱللَّهِ تَفْتَرُونَ)

3. Tercela bagi orang yang berani untuk memilah-milah hukum syari'at dengan menjadikan sebagiannya halal dan sebagian lainnya lagi haram, dan ini merupakan kutukan terhadap orang yang bermain-main dalam berfatwa dan tidak menguasai permasalahan hukum, sehingga dia menyatakan halal atau haram hanya bersandar pada rasionya dengan tanpa surber agama dan keyakinan.

4. Ancaman bagi orang yang mengada-ada kebohongan terhadap Allah SWT dengan menisbahkan hukum kepada-Nya sementara Dia terlepas dari penisbahan itu.

5. Orang-orang yang mengada-ada akan mendapat siksa di hari Kiamat nanti atas kejahatan pengada-adaan kebohongan mereka terhadap Allah SWT 

6. Allah SWT Pemberi karunia yang besar kepada manusia dengan memberi akal, mengutus rasul, menurunkan kitab-kitab-Nya, menjadikan halal dan haram hanya miliknya tanpa yang selain Dia, dan menjadikan asal dari kebermanfaatan, rezeki dan segala sesuatu adalah mubah.

7. Kebanyakan orang-orang kafir tidak mau mensyukuri Allah SWT nikmat-Nya, dan atas penundaan adzab atas mereka.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login