SURAH YUUNUS: 19

 

YUUNUS (10)

SURAH YUUNUS: 19

FITRAH SEMUA MANUSIA ADALAH MEREKA BERADA DALAM AGAMA YANG HAK

وَمَا كَانَ ٱلنَّاسُ إِلَّآ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ فَٱخْتَلَفُوا۟ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةٌۭ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَقُضِىَ بَيْنَهُمْ فِيمَا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ١٩

*Artinya*: _Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih1#. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhan-mu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka2# tentang apa yang mereka perselisihkan itu._
1# Maksudnya, manusia pada mulanya hidup rukun dan bersatu dalam suatu agama sebagai suatu keluarga. Akan tetapi setelah mereka berkembang biak dan setelah kepentingan mereka berlain-lain, timbullah berbagai kepercayaan yang menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā mengutus rasul yang membawa wahyu dan untuk memberi petunjuk kepada mereka.
2# Ketetapan Allah itu ialah bahwa perselisihan manusia di dunia itu akan diputuskan di akhirat.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat ini berisikan tiga hukum berikut ini.

1. Asal manusia adalah mereka dahulunya dalam agama fitrah dan tauhid dan ini merupakan dalil atas keadilan Sang Pencipta dan rahmat-Nya. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan setiap manusia dalam keadaan pengesaan kepada-Nya kemudian membiarkannya dalam keadaan tauhid sampai dia akil baligh, baru setelah itu Allah SWT melepasnya agar akalnya berpikir tentang wahyu ilahi.

2. Perselisihan terhadap para Nabi dan kutub _ilahiyah_ disebabkan mengikuti hawa nafsu dan kebatilan dan itulah yang menyebabkan perselisihan manusia dan terbaginya mereka menjadi Mukmin dan kafir.

3. Telah ketetapan qadha dan qadar Allah SWT bahwa Allah tidak memutuskan antara hamba-hamba-Nya tentang apa yang mereka selisihkan dengan pahala dan siksa sebelum datangnya hari Kiamat. Kalaulah tidak ada hukum itu dan pe¬ nundaan tersebut, pasti Allah SWT memberi keputusan di antara manusia dengan memasukkan orang-orang yang beriman ke surga dan memasukkan orang-orang kafir ke neraka karena kekafiran mereka. Itu menjadi janji untuk mereka di hari Kiamat nanti yang telah ditetapkan Allah dengan hikmah yang sangat besar yaitu memberi kesempatan yang cukup bagi manusia untuk memperbaiki aqidah mereka yang salah dan memperbaiki keadaannya, dan agar mereka bertobat dari kemaksiatan, kekafiran dan kesesatan mereka sehingga hal itu tidak dijadikan nantinya sebagai alasan bagi mereka.====

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login