AT-TAUBAH (38)
SURAH AT-TAUBAH: 94-96
UZUR ORANG-ORANG YANG TIDAK MENGIKUTI PERANG TABUK DAN KEPALSUAN SUMPAH KEIMANAN MEREKA
يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ ۚ قُل لَّا تَعْتَذِرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا ٱللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْ ۚ وَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ٩٤
*Artinya:* _Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan uzurnya kepadamu, apabila kamu telah kembali kepada mereka (dari medan perang). Katakanlah, "Janganlah kamu mengemukakan uzur; kami tidak percaya lagi kepadamu (karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang sebenarnya. Dan Allah serta rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu dikembalikan kepada yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"._
سَيَحْلِفُونَ بِٱللَّهِ لَكُمْ إِذَا ٱنقَلَبْتُمْ إِلَيْهِمْ لِتُعْرِضُوا۟ عَنْهُمْ ۖ فَأَعْرِضُوا۟ عَنْهُمْ ۖ إِنَّهُمْ رِجْسٌۭ ۖ وَمَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ ٩٥
*Artinya:* _Kelak mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, apabila kamu kembali kepada mereka1# supaya kamu berpaling dari mereka. Maka berpalinglah dari mereka karena sesungguhnya mereka itu adalah najis dan tempat mereka Jahanam sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan._
1#)- Maksudnya, tidak mencela mereka.
يَحْلِفُونَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا۟ عَنْهُمْ ۖ فَإِن تَرْضَوْا۟ عَنْهُمْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يَرْضَىٰ عَنِ ٱلْقَوْمِ ٱلْفَـٰسِقِينَ ٩٦
*Artinya:* _Mereka akan bersumpah kepadamu agar kamu rida kepada mereka. Tetapi jika sekiranya kamu rida kepada mereka, maka sesungguhnya Allah tidak rida kepada orang-orang yang fasik itu._
*SEBAB TURUNNYA AYAT*
Diriwayatkan dari *Ibnu Abbas* bahwa ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan *al-fadd bin Qais dan Mu'attab bin Qusyair* dan para sahabat keduanya dari orang-orang munafik, mereka semua berjumlah delapan puluh orang. Rasulullah saw. memerintahkan orang-orang Mukmin setelah mereka kembali ke Madinah untuk tidak bermu'amalah kepada mereka dan tidak mengajak mereka bicara.
*Al-Qatadah dan Muqaatil* berkata, "Sesungguhnya ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan *Abdullah bin Ubai* karena dia bersumpah kepada Nabi saw setelah kepulangan beliau, bahwa dia tidak akan lagi mengingkari beliau selamanya. Dia meminta agar beliau ridha padanya, namun beliau pun tidak mau melakukannya."
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini menunjukkan hukum-hukum berikut ini:
1. Tidak boleh memercayai dalih-dalih orang munafik setelah pemberitahuan dari Allah tentang hakikat mereka.
2. Hari akhirat menjadi saksi dan jaminan yang paling baik untuk memperlihatkan kebohongan orang-orang munafik.
3. Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu, rahasia, dan hal-hal yang disembunyikan, serta hal-hal yang ada dalam diri orang-orang munafik berupa kekejian, tipu daya, kemunafikan, kebohongan, dan kelicikan. Dalam hal ini ancaman keras dan penghinaan besar bagi mereka.
4. Balasan atas amal perbuatan itu pasti datang. Semua yang dilakukan oleh orang fasiq, orang yang sombong dan melampaui batas, serta orang yang zalim akan ditolak.
5. Orang-orang munafik adalah najis dan kotor secara maknawi yang harus diwaspadai-sebagaimana kotoran harus diwaspadai dan dihindari-karena takut terpengaruh dengan amal perbuatan mereka sehingga simpati dan mau mengikuti tabiat mereka. Yang membuat mereka tambah kotor dan najis adalah mereka menjadi bagian dari neraka dan mereka masuk ke dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka perbuat di dunia berupa amal perbuatan kemunafikan dan kekejian serta perangai yang buruk.
6. Harus dijauhi segala bentuk menggunakan dalih berupa dosa dan perbuatan buruk.
7. Tidak ada manfaatnya keridhaan manusia bersama kemarahan Allah karena semestinya bagi orang yang berakal dan orang punya keimanan dalam dirinya adalah mencari keridhaan Allah SWT. Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Aisyah bahwa *Rasulullah saw bersabda,*
_"Barangsiapa mencari keridhaan Allah dengan kebencian manusia, Allah akan memberinya pertolongan atas manusia, dan barangsiapa yang mencari keridhaan manusia dengan kebencian Allah, Allah akan melimpahkan kebencian itu kepada manusia."_
8. Sesungguhnya kebencian Allah terhadap orang-orang munafik dan orang-orang yang seperti mereka disebabkan kefasikan mereka dan mereka telah keluar dari lingkup ketakwaan yang sepatutnya kepada Allah dan Rasul-Nya.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
