SURAH AT-TAUBAH: 29

AT-TAUBAH (13)

SURAH AT-TAUBAH: 29

MEMERANGI AHLI KITAB

قَـٰتِلُوا۟ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ ٱلْحَقِّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ حَتَّىٰ يُعْطُوا۟ ٱلْجِزْيَةَ عَن يَدٍۢ وَهُمْ صَـٰغِرُونَ ٢٩

*Artinya:* Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah1 dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
1#)- Jizyah ialah pajak kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi jaminan keamanan diri mereka.

SEBAB TURUNNYA AYAT

Ibnul Mundzir meriwayatkan dari az-Zuhri dia mengatakan bahwa, “Ayat berikut ini diturunkan mengenai orang-orang kafir Quraisy dan Arab.

"Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata." (al-Anfaal: 39)

Sedangkan ayat berikut turun mengenai Ahli kitab, (قَـٰتِلُوا۟ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ).

Yang pertama kali membayar jizyah adalah penduduk Najran sebelum Rasulullah saw. wafat.

Ibnu Abi Syaibah dan Abu Syeikh bin Hayyan al-Anshari meriwayatkan dari Al-Hasan al-Bashri, dia mengatakan bahwa, "Rasulullah saw. memerangi penduduk jazirah Arab demi Islam. Beliau tidak menerima dari mereka selain Islam. Itu adalah jihad yang paling utama. Setelah itu adalah jihad seperti dalam ayat ini, mengenai Ahli Kitab (قَـٰتِلُوا۟ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ)

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Ini adalah ayat jizyah yang masuk dalam perjanjian antara kaum Muslimin dan lainnya, agar mereka tinggal di negeri Islam dengan aman dan selamat dengan ketundukan mereka kepada hukum-hukum sipil Islam dan kriminal, selain itu kita mengenai ibadah mereka diperintahkan untuk membiarkan mereka dan agamanya. Memerangi mereka adalah seperti memerangi orang-orang Musyrik ketika mereka mulai memerangi dan menyerang kita. Peperangan adalah terhadap orang yang memerangi kita. Sebagaimana firman Allah SWT,

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi Jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (al-Baqarah: 190)

Mungkin tinggal di negeri Islam bagi orang-orang yang terikat akad dzimmah menjadi sebab mereka mengenal kebaikan Islam dan kekuatan dalil-dalilnya, lalu mereka meninggalkan agama mereka, beralih dari kekufuran kepada keimanan. Yang dikehendaki dari akad dzimmah adalah menahan pertumpahan darah, menolak peperangan, menetapi hukum-hukum Islam dengan pengakuan dari kita agar mereka tetap dalam agama mereka sebab tidak ada paksaan dalam agama. Namun hal itu tidak dimaksudkan rela dengan kekufuran mereka. Ayat ini menunjukkan bahwa agama yang hak adalah Islam. Allah SWT berfirman,

"Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam." (Aali Tmraan: 19)

Islam adalah penyerahan diri kepada perintah Allah dan apa yang dibawa para rasul, mengikuti, dan mengamalkannya. Agama yang dimaksudkan di sini adalah ketaatan, paksaan, atau balasan.” Kekufuran adalah pengingkaran wujud Allah, penisbatan adanya sekutu kepada-Nya, tidak adanya keimanan kepada risalah Nabi Muhammad saw, atau mendustakan salah satu Nabi yang lalu. Saya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan agama di sini adalah sistem yang dibuat oleh Allah SWT untuk para hamba-Nya dalam aqidah, ibadah, akhlak dan penetapan hukum.===

Tafsir Al Munir
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login