AL-A'RAAF (19)
AL-A'RAAF: 52-53
KEUTAMAAN AL-QUR'AN KEPADA MANUSIA DAN KEADAAN ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN PADA HARI KIAMAT DENGAN MENAMPAKKAN PENYESALAN DAN MEMINTA SYAFAAT
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Al-Qur’anul Karim adalah nikmat terbesar kepada manusia sebab dia adalah penjelas keimanan yang benar, kebenaran yang permanen, dan ibadah yang diridhai oleh Allah SWT dia juga petunjuk dan rahmat bagi orang-orang Mukmin. Hal ini sebagaimana *firman Allah SWT:*
_Dan ini adalah Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan dengan penuh berkah."_ *(al-An'aam: 155)*
Di setiap saat dalam kehidupan dunia, tampak akibat dari apa yang diperingatkan dan diancamkan oleh Allah, juga apa yang diberitahukan dan dikabarkan. *Firman Allah SWT:*
_“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga Jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar."_ *(Fushshilat: 53)*
Hal ini sebagaimana di alam akhirat karena *firman-Nya (هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا تَأْوِيلَهُۥ ۚ)*. Akibat (terlaksananya kebenaran) Al-Qur'an adalah kebangkitan, hisab dan balasan pendustaan terhadapnya yang dijanjikan oleh Allah. Akibat-akibat itu tampak pada hari Kiamat. Orang-orang yang mengingkari mengakui bahwa Al-Qur’an adalah yang benar, permanen, kebenaran yang terang, dan mereka mengangankan pembebasan dengan berbagai cara yang dimungkinkan. Mungkin dengan syafaat para pemberi syafaat atau dikembalikan ke dunia untuk memperbaiki amal yang sesuai dengan ridha Allah SWT. Namun, permintaan mereka tidak dikabulkan, mereka menyesal dan tidak ada lagi waktu penyesalan. Namun, mereka orang-orang kafir yang mengingkari itu telah merugikan diri mereka sendiri dengan menyiapkan diri mereka untuk mendapatkan siksa dan adzab di neraka.
Apa yang mereka katakan bahwa ada Tuhan selain Allah, telah tampak kesalahannya. Mereka tidak bisa mengambil manfaat dari para berhala yang mereka sembah di dunia dan mereka juga tidak bisa mengambil manfaat dengan kemenangan agama-agama yang salah yang mereka melebih-lebihkan kemenangan semu itu.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
