AN-NISAA' (55)
AN-NISAA': 88-91
SIFAT-SIFAT ORANG MUNAFIK, TIPU DAYA MEREKA DAN USAHA MEREKA UNTUK MENGKAFIRKAN UMAT ISLAM SERTA CARA BERINTERAKSI DENGAN MEREKA
[Bagian 1/2]
SEBAB TURUNNYA AYAT
*a. Ayat 88:*
*Bukhari, Muslim,* dan yang lain meriwayatkan dari *Zaid bin Tsabit* bahwa Rasulullah saw pergi perang ke Uhud. Kemudian sebagian orang yang keluar bersama beliau kembali ke Madinah (tidak melanjutkan perang). Menyikapi sikap tersebut, para sahabat terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berkata, "Kita akan memerangi mereka." Kelompok kedua berkata, "Tidak. Kita tidak akan memerangi mereka". Kemudian Allah menurunkan ayat ini.
*Ibnu Jarir* meriwayatkan bahwa *Ibnu Abbas* berkata, "Ayat ini turun berkenaan dengan sekelompok kaum di Mekah yang menampakkan keislamannya, padahal mereka membantu kaum Musyrikin untuk menentang umat Islam. Kemudian dalam menyikapi mereka, umat Islam berbeda pendapat dan saling berselisih. Lalu turunlah ayat ini.
*Sa'id bin Manshur dan Ibnu Abi Hatim* meriwayatkan dari *Sa'd bin Mu'adz bin Ubadah* yang menceritakan bahwa, "Suatu hari Rasulullah saw khutbah di hadapan orang ramai. Beliau berkata: "Apa yang perlu saya lakukan kepada orang-orang yang menyakitiku dan mengumpulkan orang-orang yang menyakitiku dalam rumahnya?' Sa'd bin Mu'adz berkata, 'Jika mereka dari suku Aus, lebih baik kita bunuh, jika mereka dari saudara kita kaum Khazraj, kami menunggu perintahmu dan kami akan menaatimu". Kemudian Sa'd bin Ubadah berkata, 'Wahai Ibnu Mu'adz, taatlah kepada Rasulullah saw, aku sudah tahu apa yang ada pada dirimu'.
Kemudian *Asid bin Hudhair* berkata, 'Hai Ibnu Ubadah, kamu adalah seorang munafik dan suka dengan orang-orang munafik'. Muhammad bin Maslamah juga ikut berkata, "Diamlah kalian semua, di antara kita ada Rasulullah saw.. Beliau akan memerintahkan kita dan kita wajib melaksanakannya.' Kemudian turunlah ayat ini.
*Imam Ahmad* meriwayatkan dari *Abdurrahman bin Auf* yang menceritakan bahwa ada satu kaum Arab yang mendatangi Nabi di Madinah dan menyatakan diri masuk Islam. Kemudian mereka terkena wabah penyakit panas yang ada di Madinah. Akhirnya mereka kembali kafir dan meninggalkan Madinah. Para sahabat pun menemui mereka dan bertanya, "Mengapa kalian kembali kafir". Mereka menjawab, "Kami terkena wabah penyakit di Madinah". Para sahabat berkata, "Tidakkah ada Rasulullah saw. yang bisa (ditanya dan) dijadikan teladan?" Sebagian sahabat mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang munafik, sedangkan sebagian yang lain mengatakan bahwa mereka bukanlah orangorang munafik. Lalu Allah menurunkan ayat ini. Namun dalam sanad riwayat ini ada _tadliis_ dan _inqithaa'_ sehingga riwayat ini tidak dapat dijadikan dasar.
*b. Ayat 90:*
*Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Mardawaih* meriwayatkan dari *Hasan al-Bashri* yang menceritakan bahwa dia mendapat kabar dari *Suraqah bin Malik al-Mudlaji*, yang berkata, "Setelah Perang Badar dan Uhud, Rasulullah saw banyak mendapat kemenenangan, dan banyak orang yang masuk Islam." Suraqah kemudian berkata, "Saya mendengar bahwa Rasul akan mengutus *Khalid bin Walid* ke kaumku yaitu kaum Mudlaj, saya pun menghadap Rasul dan berkata kepada beliau, Adalah suatu kenikmatan bahwa kamu akan mengutus utusan ke kaumku, namun saya ingin supaya kamu membuat perjanjian dengan mereka, yaitu jika kaummu (kaum Quraisy) masuk Islam, mereka harus masuk Islam, apabila mereka tidak mau ikut masuk Islam maka pengaruh dan kekuasaan kaummu kepada mereka tidak ada gunanya."
Kemudian Rasulullah saw. memegang tangan Khalid dan berkata, _'Pergilah kamu dengannya (Suraqah) lakukan apa yang dimaui'._ Kemudian Khalid mengadakan perjanjian damai dengan mereka bahwa mereka tidak boleh saling tolong menolong untuk memerangi Rasul dan apabila kaum Quraisy masuk Islam, maka mereka juga harus masuk Islam." Lalu Allah menurunkan ayat (إِلَّا ٱلَّذِينَ يَصِلُونَ إِلَىٰ قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَـٰقٌ) dan orang yang ada ikatan dengan mereka dianggap satu janji dengan mereka.
*Ibnu Abi Hatim* juga meriwayatkan dari *Ibnu Abbas* yang mengatakan bahwa ayat (إِلَّا ٱلَّذِينَ يَصِلُونَ) turun berkenaan dengan *Hilal bin Uwaimir al-Aslami, Suraqah bin Malik al-Mudlaji* dan juga bani Judzaimah bin Amir bin Abdi Manaf.
*Imam Mujahid* juga menyatakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan *Hilal bin 'Uwaimir al-Aslami*, di mana dia membuat perjanjian damai dengan kaum Muslimin. Kemudian ada orang dari kaumnya yang mendekatinya sehingga dia tidak mau memerangi kamu Muslimin dan juga tidak mau memerangi kaumnya.
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
